Pengertian Pajak Menurut 5 Ahli, Jenis, dan Fungsinya

Daftar Isi [Tampil]
pengertian-pajak
Ilustrasi Menghitung Pajak

Pengertian Pajak – Apa yg Kamu pikirkan apabila mendengar kata pajak?

Pastinya langsung teringat dgn peraturan wajib pajak dari pemerintah bukan? Ya, pajak ialah sebuah iuran ataupun pungutan yg sifatnya wajib di bayarkan oleh rakyat terhadap negara. Contoh mudahnya seperti pajak kendaaran bermotor dan pajak bangunan.

Hal ini sudah di atur di dlm undang-undang yg mana pajak yg di bayarkan oleh rakyat tersebut mengalir utk di gunakan sebagai kepentingan pemerintah dlm menunjang kesejahteraan masyarakat umum.

Baca : Contoh Sikap Tanggung Jawab Tempat Kerja


Di negara Indonesia, pajak merupakan sumber keuangan negara sebab mempunyai di gunakan sebagai sumber pendapatan paling mutlak & paling besar.

Seperti yg sudah dijelaskan pada Undang-Undang Dasar 1945 yg membahas mengenai sifat pajak ialah paksaan. Di dlm pasal Undang-Undang Dasar 1945 juga di jelaskan apabila pajak ialah iuran wajib yg wajib di patuhi oleh rakyat. Dan pajak ini aturan yg sudah berlaku sejak zaman Belanda.

Lalu kemana sih mengalirnya uang pajak yg di bayarkan masyarakat? Utk lebih jelasnya, Kamu bisa membaca ulasan lengkap mengenai arti pajak & juga pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

pajak-menurut-para-ahli

Supaya lebih paham mengenai arti pajak, berikut ini ialah penjelasan mengenai definisi pajak menurut para ahli yg bisa Kamu jadikan referensi pengertian pajak.

#1. Profesor Dr. MJH. Smeeths

Dr. MJH. Smeeths menguraikan apabila pajak ialah prestasi yg di peroleh pemerintah dgn memakai sumber uang yg bersifat memaksa tapi tanpa kontra prestasi dari setiap individual.

Jadi, pajak ini merupakan sebuah pembayaran yg dilakukan warga utk memenuhi keperluan pengeluaran pemerintah.

#2. Prof. Dr. PJA Andriani

Pengertian pajak menurut PJA Andriani ialah sebuah iuran ataupun pungutan terhadap masyarakat utk membayarkannya kepada negara & bersifat memaksa. Pembayaran pajak hukumnya wajib hingga bakal terhutang bagi siapapun yg sudah jadi wajib pajak.

Hal tersebut sudah di atur oleh undang-undang dgn tanpa menginginkan imbalan biaya.

#3. Prof. Dr. Rohmat Soemitro, SH

Pengertian pajak yg terbaru ialah penjelasan dari prof. Dr. Rohmat Soemitro, SH yakni sebuah pungutan rakyat yg di tujukan terhadap pemerintah dgn berdasar terhadap peraturan undang-undang yg ada. Pajak juga bisa di katakan sebagai peralihan sektor swasta ke sektor publik dgn sifat paksaan sebab di gunakan sebagai keperluan negara.

#4. Dr. Soeparman Soemahamidjaya

Dr. Soeparman Soemahamidjaya membahas bahwa pajak merupakan iuran wajib utk setiap warga yg berupa uang maupun barang. Di mana iuran wajib ini dipungut oleh penguasa sesuai hukum yg diberlakukan.

#5. Undang-Undang Negara Republik Indonesia

Pengertian menurut undang-undang ialah kontribusi wajib yg di lakukan masyarakat terhadap negara. Pembayaran pajak yg di lakukan tidak memperoleh balasan dengan cara langsung melainkan tidak langsung yakni berupa perbuatan yg mensejahterakan rakyat.

Jenis Jenis Pajak di Indonesia

jenis-pajak

Seperti yg kamu ketahui, pajak di Indonesia ada banyak jenis jenis pajak. Nah, berdasarkan dari arti pajak yg sudah di jelaskan di atas, berikut ini ialah penjelasan mengenai jenis jenis pajak yg ada di Indonesia yg wajib Kamu ketahui.

#1. Berdasarkan Sistem Pemungutan

Berdasarkan sistem pemungutan, jenis-jenis pajak yg ada di indonesia di bagi jadi dua macam yakni pajak tidak langsung & pajak langsung. Pajak tidak langsung ataupun indirect tax ialah pajak yg di bayarkan apabila ada sebuah perbuatan khusus.

Contoh dari pajak tidak langsung ialah pajak yg di bayarkan apabila menjual barang mewah. Sedangkan utk pajak langsung ataupun direct tax sendiri ialah pembayaran pajak yg di lakukan dengan cara berkala sesuai dgn surat ketetapan pajak dari kantor pajak setempat.

Biasanya jumlah pajak yg wajib dibayarkan di tulis melewati surat panggilan dari kantor setempat. Contoh dari pajak langsung ialah pajak penghasilan & pajak bumi bangunan.

#2. Berdasarkan Instansi Pemungut

Jenis pajak yg ada di Indonesia terbaru ialah berdasarkan instansi pemungut. Apabila di lihat dari instansi pemungut, pajak di bagi jadi dua macam yakni pajak daerah ataupun pajak lokal & pajak negara ataupun pajak pusat. Pajak daerah ialah pajak yg wajib di bayarkan oleh wajib pajak yg ada pada daerah tertentu.

Contoh dari pajak daerah sendiri ialah pajak hiburan, pajak restoran, pajak hotel, & lain sebagainya. Adapun contoh dari pajak negara ialah cukai, bea masuk, pajak penghasilan, & banyak lagi.

#3. Berdasarkan Sifat Pajak

Jenis pajak yg ada di Indonesia apabila di lihat dari sifat pajak sendiri ada dua jenis, yakni pajak subjektif & pajak objektif. Pajak subjektif ialah sebuah pajak yg di lakukan berdasarkan kondisi wajib pajak. Contoh dari pajak subjektif ialah pajak kekayaan & pajak penghasilan dari masyarakat.

Jenis sifat pajak subjektif sendiri merupakan sebuah pemungutan yg di lakukan oleh pemerintah berdasarkan kondisi yg ada tanpa memperhatikan kondisi individual dari wajib pajak tersebut sendiri. Adapun contoh dari pajak objektif di Indonesia ialah bea materai, pajak kendaraan bermotor, pajak impor, & pajak pertambahan kualitas.

Fungsi Pajak

fungsi-pajak

Fungsi Pajak ialah sumber pemasukan yg terbesar di negara Indonesia. Saking berpengaruhnya pajak dgn pendapatan negara, banyak yg menyebut pajak sendiri ialah bagian paling vital sebab di gunakan sebagai pembiayaan semua pengeluaran yg di lakukan oleh pemerintah.

Nah, supaya lebih memahami mengenai fungsi pajak, simak penjelasannya berikut ini.

#1. Stabilitas

Fungsi pajak sebagai stabilitas maksudnya ialah di gunakan utk menstabilkan perekonomian di negara Indonesia. Ya, pajak ialah salah satu hal yg sangat berpengaruh terhadap laju inflasi yg mana cara pemakaiannya ialah dgn mengurangi jumlah uang yg beredar pada masyarakat.

#2. Regulasi

Maksud dari manfaat regulasi ataupun manfaat mengatur dari pajak sendiri bisa di gunakan sebagai instrumen saat melakukan kebijakan negara bagus dlm bidang sosial masyarakat maupun ekonomi.

Contoh dari penerapan manfaat pajak sebagai regulasi ialah menaikkan harga bea masuk barang-barang dari luar negeri. Hal tersebut dilakukan guna utk melindungi produksi barang dlm negeri.

Adapun fungsi-fungsi dari regulasi sendiri ada empat macam, diantaranya ialah:
  1. Sebagai instrumen menambah aktivitas ekspor dgn cara memberlakukan pajak ekspor barang
  2. Sebagai instrumen utk menghambat laju inflasi yg ada di sebuah negara
  3. Menjadi pengatur ataupun penarik investasi modal dari masyarakat guna menambah produktifitas perekonomian negara Indonesia
  4. Menjadi pelindung terhadap produksi dlm negeri dgn cara menaikkan anggaran bea masuk atas produk luar yg impor ke Indonesia.
  5. Redistribusi

#3. Budgeter

Fungsi budgeter juga biasa disebut dgn manfaat anggaran. Seperti yg sudah di jelaskan sebelumnya bahwa pajak merupakan sumber pendapatan mutlak bagi negara. Kemanakah uang yg di bayarkan oleh rakyat?

Uang hasil dari pembayaran pajak oleh masyarakat di gunakan utk membiayai pengeluaran yg di lakukan oleh pemerintah. Sedangkan maksud dari manfaat anggaran ialah di gunakan utk penyeimbang antara pemasukan negara & juga pengeluarannya.

Fungsi pajak yg terbaru ialah utk pemerataan ataupun redistribusi. Maksud dari pemerataan tersebut ialah utk menyeimbangkan pemecahan antara pendapatan negara dgn kesejahteraan masyarakat supaya tidak terjadi kesalahpahaman terhadap pemerintah.

Fungsi pajak sebagai redistribusi ialah utk melakukan pembangunan infrastruktur masyarakat demi terbentuknya lapangan kerja nasional.

Baca : Tips Jack Ma agar tidak gagal dalam hidup


Nah itulah info mengenai pengertian pajak, fungsi pajak dan jenis jenis pajak.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pajak Menurut 5 Ahli, Jenis, dan Fungsinya"

Posting Komentar

Silahkan bertanya jika kurang mengerti

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel