Pengertian Korupsi : 6 Faktor Korupsi dan 4 Bentuk Korupsi

Daftar Isi [Tampil]
pengertian-korupsi

Pengertian Korupsi – Kamu pasti telah tak asing lagi dgn definisi korupsi. Terlebih, korupsi telah dianggap sebagai pencucian uang bagi bangsa Indonesia, itu disebabkan banyaknya pihak yg melaksanakan tindakan buruk tersebut. Baca: 10 Tips Agar Tidak Gagal Dalam Hidup (Pengalaman Jack Ma)

Ada banyak alasan mengapa orang korupsi bisa dgn mudah melaksanakan kegiatan tidak terpuji tersebut. Beberapa diantaranya adalah haus bakal harta & jabatan. Ya, ini sebab orang yg mempunyai harta & jabatan yg tinggi dinilai sebagai orang dgn tingkat sosial yg tinggi.

Pembahasan tersebut merupakan hal sekilas mengenai korupsi. Tetapi, apakah Kamu mengenal arti korupsi sendiri tersebut apa? Nah, jadi apa arti korupsi? faktor apa yang menyebabkan korupsi? dan apa saja bentuk-bentuk korupsi?

Pengertian Korupsi Secara Umum

Pengertian Korupsi Dengan cara Umum: Korupsi merupakan sebuah prilaku penyalahgunaan jabatan atau wewenang yg sengaja dilakukan oleh seorang pejabat supaya bisa memperoleh keuntungan pribadi.

Pendapat ini juga memberikan penjelasan bahwa korupsi merupakan prilaku yg tidak jujur hanya utk menguntungkan diri sendiri saja. Baca: 10 sumber keuangan negara

Pengertian Korupsi Dengan cara Etimologis

Kata ‘korupsi’ berasal dari bahasa latin, yaitu ‘corruptio’ atau ‘corruptus’ yg mempunyai arti ‘sesuatu yg rusak, busuk, memutar balik, menggoyahkan, menyogok’.

Pengertian Korupsi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Korupsi adalah tindakan penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan & lain sebagainya) demi keuntungan pribadi atau orang lain.

Pengertian Korupsi Menurut Para Ahli

1. Syeh Hussein Alatas

Beliau memberikan pendapat bahwa korupsi merupakan subordinasi kepentingan umum yg berada di bawah kepentingan pribadi & mencakup pelanggaran atas norma, tugas serta kesejahteraan umum yg dilakukan dgn penghianatan, kerahasiaan, penipuan serta ketidakpedulian dgn dampak yg dirasakan oleh rakyat.

2. Robert Klitgaard

Pengertian korupsi menurut Robert Klitgaard adalah sebuah tingkah laku yg menyimpang dari beberapa macam tugas resmi jabatan di dlm negara, yg mana berguna utk bisa memperoleh keuntungan status atau harta yg menygkut pribadi atau perorangan, kelompok, keluarga dekat dgn melanggar pelaksanaan yg menygkut tingkah laku pribadi tersebut sendiri.

3. Gunnar Myrdal

Gunnar Myrdal membahas arti korupsi yaitu sebuah persoalan di dlm pemerintahan dikarenakan adanya kebiasaan melaksanakan penyuapan serta ketidak jujuran yg membuka jalan utk membongkar korupsi serta beberapa tindakan penghukuman bagi pelanggar.

Faktor-Faktor yg Menyebabkan Korupsi

Korupsi tersebut sendiri dikarenakan oleh 6 faktor. Baca sebelumnya: 7 usaha memperbaiki keungan negara. Berikut adalah pembahasan dari faktor korupsi:

1. Faktor Eksternal

Faktor luar juga mempunyai pengaruh yg lumayan besar utk membuat seseorang jadi koruptor.

2. Faktor Internal

Faktor internal dari korupsi nyatanya berasal dari diri sendiri, yaitu sifat serta karakter orang tersebut. Nah, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Gaya Hidup yg Konsumtif

Gaya hidup yg konsumtif nampaknya telah jadi gaya hidup bagi sebagian orang di era modern ini. Tidak tidak banyak orang yg ingin rutin memenuhi apa yg diharapkannya tanpa mempertimbangkan pendapatan yg dimilikinya.

Alhasil, pendapatan & pengeluaran pun jadi tidak seimbang. Hal inilah yg jadi faktor munculnya para koruptor.

Sifat Tamak

Yg kedua adalah sifat tamak yg dimiliki oleh seseorang. Sifat tamak adalah sifat yg mengharapkan sesuatu lebih dari apa yg dibutuhkan & merasa kekurangan atas apa yg telah dimiliki.

3. Faktor Organisasi

Di dlm sebuah organisasi juga sangat memungkinkan utk terjadi tindakan korupsi. Beberapa hal yg bisa menyebabkan tindakan tersebut terjadi adalah adanya prilaku yg tidak jujur, tidak disiplin, aturan yg tidak jelas, pemimpin yg tidak tegas & lain sebagainya.

4. Faktor Politik

Telah jadi rahasia umum bahwa dunia politik sangat erat dgn praktik korupsi. Bagi beberapa orang yg gila kekuasaan & jabatan, pasti mereka bakal menghalalkan beberapa macam cara utk memperoleh yg keuntungan.

5. Faktor Ekonomi

Tidak bisa dipungkiri bahwa faktor ekonomi juga masuk faktor yg lumayan kuat utk menjerumuskan seseorang pada sifat yg tidak terpuji ini. Setiap orang pasti saja mengharapkan kehidupan ekonomi yg lebih bagus.

6. Faktor Hukum

Lemahnya hukum yg ada di Indonesia membuat pelaku korupsi dgn bebas utk bermain kotor. Hingga tak heran, apabila Kamu sering mendengar istilah hukum tampak tumpul ke atas & tajam ke bawah.

Bentuk Bentuk Korupsi

Nyatanya, ada 5 bentuk bentuk korupsi yg ada di masyarakat. Berikut adalah pembahasan bentuk korupsi:

1. Favouritism (Favoritisme)

Favouritism atau yg juga dikenal dgn tindakan pilih kasih merupakan sebuah mekanisme koruptif yg mana seseorang atau kelompok tertentu menyalahgunakan kekuasaan yg berimplikasi terhadap tindakan privatisasi sumber daya.

2. Embezzlement (Penggelapan)

Pengertian dari embezzlement atau penggelapan merupakan sebuah tindakan kecurangan dgn bentuk penggelapan dari sumber daya orang lain atau organisasi demi kepentingan pribadi. Bentuk dari penggelapan ini seperti:

  • Penggelembungan anggaran dari perjalanan dinas.
  • Menggunakan & memanfaatkan kas kecil demi kepentingan pribadi.
  • Sengaja membuat faktur tagihan fiktif.

3. Bribery (Penyuapan)

Bentuk korupsi yg terbaru adalah bribery atau yg lebih dikenal dgn penyuapan. Penyuapan adalah prilaku memberikan uang atau imbalan terhadap pihak lain yg mana dilakukan seseorang atau sekelompok orang utk bisa memperoleh apa yg diharapkan.

4. Extortion (Pemerasan)

Pemerasan juga tergolong tindakan korupsi. Dimana, arti dari extortion atau pemerasan ini adalah sebuah tindakan koruptif yg dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentu dgn cara mengancam dengan cara zalim terhadap pihak lain utk bisa memperoleh uang, jasa atau barang, bahkan prilaku yg diharapkan oleh pihak pengancam terhadap pihak yg diancam.

Beberapa bentuk korupsi pemerasan ini diantaranya adalah:

  1. Pemerasan dgn merusak reputasi seseorang. Ancaman perusakan properti apabila tidak memberikan uang keamanan yg diharapkan oleh si pengancam.
  2. Fraud (Kecurangan) Fraud (kecurangan) adalah sebuah tindakan kejahatan ekonomi yg dengan cara sengaja dilakukan oleh seseorang dgn cara penipuan, kebohongan atau kecurangan demi keuntungan pribadi. 

Korupsi merupakan sebuah prilaku yg tidak dibenarkan. Walau dgn korupsi orang atau kelompok tersebut bisa memperoleh apa yg diharapkan, tetapi prilaku menyimpang ini bisa membuat org lain banyak merasa rugi.

Demikian pembahasan mengenai arti korupsi, faktor penyebab korupsi & bentuk-bentuk korupsi. Semoga berguna bagi Kamu dalam membut PR ilmu ekonomi.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Korupsi : 6 Faktor Korupsi dan 4 Bentuk Korupsi"

Posting Komentar

Silahkan bertanya jika kurang mengerti

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel