√ SELOKA NASEHAT: Pengertian, Pengertian Para Ahli, Fungsi, Jenis, Contoh, Ciri-Ciri

Loading...
Loading...
√ SELOKA NASEHAT: Pengertian, Pengertian Para Ahli, Fungsi, Jenis, Contoh, Ciri-Ciri

Contoh Seloka – Kebanyakan dari kita hanya mengenal puisi pada umumnya, padahal banyak jenis-jenis puisi mulai dari puisi lama sehingga puisi baru.kita bakal mengulas lebih rinci mengenai salah satu puisi lama yakni Seloka.

Baca:



Tidak sama dgn puisi jaman sekarang, puisi lama memiliki aturan-aturan yg wajib dipenuhi, apa saja aturan-aturannya? berikut ini:

  1. Jumlah kata dlm 1 baris
  2. Jumlah baris dlm 1 bait
  3. Persajakan (rima)
  4. Banyak suku kata tiap baris
  5. Irama

Selain itu, faktakah.com sertakan juga ciri-ciri puisi lama dengan cara umum:

  1. Merupakan puisi rakyat yg tak dikenal nama pengarangnya.
  2. Disampaikan lewat mulut ke mulut, menjadi merupakan sastra lisan.
  3. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.


Pengertian Seloka

Dari Wikipedia:

Kata “seloka” berasal dari bahasa Sanskerta yakni sloka. Seloka adalah bentuk puisi Melayu Klasik, berisi pepatah maupun mengandung senda gurau, sindiran, bahkan ejekan. Umumnya ditulis empat baris memakai bentuk pantun/syair, terkadang dapat juga ditemui seloka yg ditulis lebih dari empat baris.

Uniknya, pantun seloka memiliki berbagai bait yg saling berhubungan. Baris kedua di bait pertama bakal menjadi baris pertama di bait selanjutnya, sedangkan baris keempat di bait pertama bakal menjadi baris ketiga di bait selanjutnya.

Jadi dapat dikatakan perbedaan bait pertama & bait berikutnya berada di satu baris sampiran (baris kedua) pada satu baris isi (baris keempat) bait berikutnya. Pahamkan teman-teman?

Pendapat para pakar mengenai seloka, apa saja?


Simorangkir menganggap bahwa:

Seloka merupakan peribahasa ataupun pepatah yg di dlmnya diberi sampiran. Ataupun seloka tidak lain daripada bidal/pepatah yg berirama.

Hooykaas memiliki pendapat:

Seloka merupakan pantun yg didlmnya mengandung ibarat ataupun kiasan & berisi nasihat-nasihat. Juga bahwa seloka ataupun pantun itu adalah pantun yg bersajak sama, seperti syair (a-a-a-a).

Sedangkan pendapat Amir Hamzah:

Seloka merupakan pantun yg antara sampiran & isi terdapat hubungan yg mengandung arti.

Madong Lubis menganggap bahwa:

Seloka ataupun pantun seloka tidak lain adalah pantun rantai ataupun pantun berkait.

Pendapat Sabaruddin Ahmad mengenai seloka:

Dlm seluk beluk bahasa indonesia, ia menyebutkan bahwa seloka adalah pantun berangkai (sama dgn keterangan Madong lubis).

Sutan Moh. Zain menyebutkan bahwa:

Dlm zaman baru, beliau menganggap bahwa seloka boleh terdiri atas 2 baris, 4 baris, 6 baris, ataupun lebih. Seloka yg jumlah barisnya lebih dari 2, bersajak pasang (aa, bb, cc, dd). Seluruh kalimatnya mengandung pengertian  & memiliki hubungan yg logis seperti halnya syair.

Seloka termasuk dlm puisi leluasa di dlm sastra melayu. Terkadang rima dapat muncul, tapi ada seloka yg tidak memakai rima.

Fungsi Seloka

Fungsi Seloka yakni utk mengkritik seluruh sikap negatif dari masyarakat tanpa wajib  menyinggung perasaan dari masyarakat tersebut. Seloka juga dapat menjadi panduan ataupun pengajaran bagi individu yg terkait.

Selain itu manfaat seloka sangat bergantung terhadap isinya yakni utk menyindir, mengejak, menempelak,  melahirkan rasa benci sebab sikap manusia, memberi pengajaran & panduan, serta sebagai alat protes sosial.

Jenis seloka


  1. Seloka khayal
  2. Seloka menempelak
  3. Seloka mengejek
  4. Seloka gurau senda
  5. Seloka nasihat


Contoh Seloka

Contoh seloka 12 baris:

Cendawan berduri robekkan kain
Ambil tambang diikat sebelah
Pikirkan diri yg belum kawin
Adakah kumbang bersedia singgah

Ambil tambang diikat sebelah
Robek menganga si kain perca
Adakah kumbang bersedia singgah
Taman bunga mekar ceria

Robek menganga si kain perca
Buat tambalan kain pengganti
Taman bunga mekar ceria
Telah tentukan si hari jadi

Contoh seloka 8 baris:


Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan,
Dimana hati tak kan rusuh,
Ibu mati bapak berlangsung,

Kayu jati bertimbal jalan,
Turun angin patahlah dahan,
Ibu mati bapak berlangsung,
Kemana untung diserahkan

Contoh seloka 4 baris:


Telah berjumpa kasih sayg
Duduk terkurung malam siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis berguncang

Ciri-Ciri Seloka


  1. Setiap baris terdiri dari 2 baris.
  2. Setiap baris terdiri dari 16 suku kata & merupakan dua potongan kalimat, menjadi setiap baris ada 2 x 8 suku kata.
  3. Umumnya berisi pelajaran/petuah berhikmat.
  4. Isi bait satu dgn yg lain saling berkaitan.


Ciri seloka dengan cara umum:


  1. 1 bait terdiri dari 4 baris.
  2. Sajak a-b-a-b.
  3. Baris ke 1 & ke 2 merupakan sampiran, & baris ke 3 & 4 merupakan isi.
  4. Setiap baris terdiri dari 4 suku kata.
  5. Rangkaian pantun yg sambung menyambung.


Kita bakal memperbaharui postingan ini jika anda perlu contoh lain seloka mengejek, pendidikan, nasihat, sindiran, serta contoh seloka & artinya. Utk itu kita perlu timbal balik dari anda berupa komentar di blog ini.

Baca:

Loading...

0 Response to "√ SELOKA NASEHAT: Pengertian, Pengertian Para Ahli, Fungsi, Jenis, Contoh, Ciri-Ciri"

Posting Komentar

Komentar Sopan Akan di Approve