KALIMAT EFEKTIF: Pengertian, Contoh, 13 Ciri, 6 Syarat

Loading...
Loading...
Daftar Isi [Tampil]
Kalimat Efektif - Apabila kamu seseorang yg gemar menulis, pastinya kamu wajib  lebih memperhatikan kalimat demi kalimat yg ditulis. Apa tujuannya? supaya kalimat yg ditulis tidak berbelit-belit & telah tergolong dlm kalimat efektif.



Kalimat efektif dan contohnya - Di materi bahasa indonesia hari ini, mari kupas tuntas mengenai syarat-syarat kalimat efektif, jenis, prinsip, ciri-ciri kalimat efektif, & beragam contoh kata efektif.

Pengertian Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat efektif adalah kalimat yg disusun berdasarkan kaidah-kaidah yg berlaku, seperti unsur-unsur penting yg wajib dimiliki setiap kalimat (subjek & predikat); memperhatikan ejaan yg disempurnakan; serta cara memilih kata (diksi) yg tepat dlm kalimat.

Terdapat juga pendapat dari JS badudu mengenai arti kalimat efektif, yakni:

Kalimat yg dipikirkan ataupun dirasakan oleh si pembaca bisa diterami & dipahami oleh sipendengar sama benar dgn apa yg dipikirkan ataupun dirasakan oleh si penutur ataupun si pembaca.

Contoh Kalimat Efektif Dalam Paragraf

Faktakah.com berikan terlebih dahulu contoh paragraf efektif yg salah:

Saya ini ialah mahasiswa Universitas Gajah Mada, kebetulan aku kontrak rumah di daerah Stasiun Tugu. Menjadi utk berangkat kuliah aku wajib memakai transportasi umum yakni, Trans Jogja. Tidak hanya saya, Banyak para mahasiswa Gajah Mada yg tinggal di daerah Stasiun Tugu yg memakai fasilitas Trans Jogja sebagai sarana transportasi.

Contoh kalimat efektif yang benar:

Saya ialah mahasiswa Universitas Gajah Mada. Aku kontrak rumah di daerah Stasiun Tugu. Untuk berangkat kuliah, aku memakai transportasi umum yakni, Trans Jogja. Tidak hanya saya, banyak mahasiswa Gajah Mada yg tinggal di Stasiun Tugu memakai fasilitas Trans Jogja sebagai sarana transportasi.

Ciri-Ciri Kalimat Efektif

Berbagai ciri ciri kalimat efektif yg Faktakah.com kumpulkan, diantaranya:

  1. Memakai diksi yg tepat.
  2. Memiliki unsur pokok ataupun penting, minimal Subjek Predikat (SP).
  3. Patuh terhadap tata aturan ejaan yg disempurnakan (EYD) yg berlaku.
  4. Melaksanakan penekanan ide pokok.
  5. Mengacu terhadap penghematan pemakaian kata.
  6. Memakai kesejajaran bentuk bahasa yg dipakai.
  7. Memakai variasi struktur kalimat.
  8. Memakai kesepadanan antara struktur bahasa & jalan pikiran yg logis & sistematis.
  9. Mewujudkan koherensi yg bagus & kompak.
  10. Memperhatikan pararelisme.
  11. Merupakan komunikasi yg pendek.
  12. Hemat bicara.
  13. Didasarkan pada opsi kata yg bagus.

Syarat Kalimat Efektif

Ada 6 syarat ataupun prinsip yg wajib terpenuhi supaya bisa tertulis kalimat yg efektif, apa saja? dibawah ini:

1. Kesatuan

Menurut Amran Tasai & Arifin, kesatuan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) & struktur bahasa yg dipakai. Kesatuan gagasan kalimat ini diperlihatkan oleh kesepadanan yg kompak & kepaduan pikiran yg bagus.

Ciri-ciri yg kesatuan:

a. Adanya subjek & predikat yg jelas.


Hindari memakai kata depan (di, ke, sebagai, dll) sebelum subjek.

Contoh kalimat kesatuan:

Di rumah budaya para petua mendiskusikan persoalan kejahatan yg terjadi. (Salah)
Para tetua budaya mendiskusikan persoalan kejahatan yg terjadi di rumah adat. (Benar)

b. Tidak terdapat subjek ganda


Umpamanya:

Pembangunan jalan tersebut kita dibantu oleh warga desa. (Salah)
Dlm membangun jalan itu, kita dibantu oleh warga desa. (Benar)

c. Tidak memakai kata penghubung intrakalimat dlm kalimat tunggal


Umpamanya:

Kita datang agak telat. Hingga kita tidak bisa mengikuti agenda pertama (Salah)
Kita datang agak telat. Oleh sebab itu, kita tidak bisa mengikuti agenda pertama. (Benar)

d. Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yg


Umpamanya:

Bahasa Indonesa yg berasal dari bahasa Melayu. (Salah)
Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. (Benar)

2. Kehematan

Menurut Finoza, kehematan ialah usaha menghindari pemakaian kata yg tidak butuh. Ekonomis disini berarti tidak memakai kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yg telah berbentuk jamak, & tidak mengulang subjek. Dgn menghemat kata, kalimat menjadi padat & berisi.

Contoh kalimat kehematan:

Sebab ia tidak diundang, dirinya tidak datang ke pesta itu. (Salah)
Sebab tidak diundang, dirinya tidak datang ke pesta itu. (Benar)
Presiden SBY menghadiri Rapin ABRI hari Senin (Salah)
Presiden SBY menghadiri rapat ABRI Senin itu. (Benar)
Dia hanya mengangkat badannya saja (Salah)
Dia mengangkat badannya saja / Dirinya hanya mengangkat badannya.  (Benar)
Para tamu-tamu (Salah)
Para tamu/ Tamu-tamu. (Benar)

3. Keparalelan

Menurut Amran Tasai & Arifin, keparalelan merupakan kesamaan bentuk yg dipakai dlm kalimat itu.

Maksudnya yakni apabila pada kata pertama berbentuk verba, maka kata kedua juga wajib  berbentuk verba.

Materi terkait: Verba Transitif & Intransitif Serta Contohnya

Contoh kalimat keparalelan:

Sang tutor membahas, memaparkan, & penerapan sebuah aplikasi pada para praktikan. (Salah)
Sang tutor membahas, memaparkan, & menerapkan sebuah aplikasi pada para praktikan. (Benar).

4. Kelogisan

Menurut Arifin & Amran Tasai, kelogisan ialah ide kalimat tersebut bisa diterima oleh akal & penulisannya sesuai dgn ejaan yg berlaku.

Contoh kalimat efektif kelogisan:

Waktu & tempat kita persilahkan. (Salah)
Bapak dosen kita persilahkan. (Benar)

5. Kepaduan (Koherensi)

Menurut Finoza, koherensi ialah terjadinya hubungan yg padu antara unsur-unsur pembentukan kalimat.

Merupakan syarat dari kalimat efektif supaya diharapakan nantinya setiap info yg diterima tidak terpecah-pecah.

Ciri-ciri di contoh koherensi dibawah ini yakni koherensi yg rusak sebab tempat kata dlm kalimat tidak sesuai dgn pola kalimat.

Umpama:

Ikan memakan adik tadi pagi (Salah)
Adik memakan ikan tadi pagi (Benar)

Selain itu, satu contoh lagi koherensi yg rusak sebab menyisipkan sebuah kata seperti daripada ataupun mengenai antara predikat kata kerja & objek penderita.

Contoh kalimat kepaduan:

Mereka mengulas daripada kehendak rakyat. (Salah)
Mereka mengulas kehendak rakyat. (Benar)

6. Ketepatan

Menurut Finoza, ketepatan ialah kesesuaian ataupun ketepatan pemakaian unsur-unsur yg membentuk sebuah kalimat hingga tercipta arti yg bulat & pasti.

Contoh kalimat ketepatan, umpama dibawah ini mengenai kesalahan dlm pemakaian tanda koma:

Sidik lupa gimana cara melukis, mengecat & berjahitan. (Salah)
Sidik lupa gimana cara melukis, mengecat, & menjahit.(Benar)

Apabila kamu rasa materi mengenai kalimat efektif diatas belum lengkap, silahkan bertanya lewat kolom komentar, baik mengenai penggunaan kalimat efektif maupun ciri ciri kalimat efektif. Semoga PR kamu selesai.

PR:

  1. buatlah contoh kalimat efektif?
  2. jelaskan pengertian kalimat efektif?
  3. bagaimana cara membuat kalimat efektif?
Loading...

0 Response to "KALIMAT EFEKTIF: Pengertian, Contoh, 13 Ciri, 6 Syarat"

Posting Komentar

Bebas berkomentar dengan akun apapun