Pengertian Kriminalogi, Teori Kriminalogi dan Tujuan Kriminalogi

Loading...
Loading...
Daftar Isi [Tampil]
kriminalogi
Orang Jahat
Pengertian Kriminologi – Apakah kamu sering mendengar tentang ilmu kriminologi. Ilmu satu ini terbukti sangat mantap utk dipelajari. Walaupun lumayan tidak banyak perguruan tinggi yg membuka cabang ilmu satu ini, tetapi tidak ada salahnya utk mengenal beberapa hal yg terkait di dlmnya.

Mempelajari ilmu kriminologi, bisa dikatakan menyenangkan. Sebab, dgn mendalami ilmu satu ini, maka kamu seperti mendalami diri kami sendiri. Utk itu, mari kami belajar bersama tentang pengertian, teori, ruang lingkup, hingga keterkaitannya dgn cabang ilmu lain. Langsung saja simak uraian berikut ini.

Berikut ini penjelasan lengkap seputar kriminologi. Mulai dari Arti kriminologi, teori kriminologi, tujuan kriminologi, ruang lingkup kriminologi, contoh kriminologi, objek kriminologi, dll.

PENGERTIAN KRIMINOLOGI


Definisi Kriminologi adalah ilmu sosial yg memperlajari tentang perkembangan kejahatan.

Dan waktu juga terus berubah, maka studi tentang persoalan kejahatan serta penyimpangan juga bakal mengalami perkembangan & peningkatan. Penglihatan, cara memahami serta dlm mengkaji persoalan-persoalan sosial yg berkembang juga sesuai dgn perkembangan zaman.

Terdapat beberapa arti kriminalogi dari para pakar barat dari kriminologi ini sendiri. Ilmu masyarakat yg satu ini, merupakan sebuah ilmu pengetahuan yg dengan cara khusus mendalami kejahatan dari beragam aspek.P. Topinard, yakni seorang pakar antropologi dari Perancis yg berbicara kata kriminologi utk pertama kalinya.

Kriminologi berasal dari 2 kata yakni kata “crime” yg mempunyai arti kejahatan & kata “logos” yg mempunyai arti ilmu pengetahuan. Dgn demikian maka tidak heran apabila kriminologi bisa diartikan sebagai sebuah kajian tentang kejahatan.

Berkembangnya beragam studi ilmiah terkait dgn tingkah laku manusia juga bisa memberikan akibat para pakar kriminologis terhadap hubungan antara hukum serta organisasi dlm masyarakat.

Munculnya beragam istilah positif yg mengarah pada arti kriminologi, maka bakal menaruh perhatian lebih terhadap pemahaman manusia tentang kejahatan. Tidak hanya itu, juga meningkatkan perhatian terhadap hubungan hukum serta organisasi masyarakat.

Ilmu ini mulai dipakai kembali kurang lebih pertengahan abad 20. Pada waktu itu, sudah dianggap sebagai sebuah ilmu yg mempunyai peranan dlm menentukan sifat ataupun karakteristik sebuah kejahatan. Dgn memperlajari ilmu krimologi, maka bakal mendalami lebih jauh tentang motif, bentuk, hingga latar belakang terjadinya perilsaya menyimpang.

OBJEK KRIMINOLOGI


Kriminologi secara umum berguna utk mendalami lebih dlm tentang perbuatan kejahatan yg dilihat dari beragam aspek, harapannya bisa memperoleh pemahaman terkait fenomena kejahatan dgn lebih luas. Dgn Demikian maka kajian ilmu kriminologi tersebut mencakup beberapa hal berikut ini:

Kejahatan, yakni disebut sebagai perbuatan kejahatan. Kejahatan mempunyai kriteria apabila dilakuakan tersebut dipelajari dari perundang-undangan pidana, di mana perbuatan kejahatan yakni perbuatan yg menyimpang ataupun menyeleweng dari norma-norma yg berada di peraturan perundang-undangan pidana.

HUBUNGAN KRIMINOLOGI DENGAN ILMU LAINNYA


Sebagai orang yg belajar ilmu kriminalogi, maka kamu seluruhnya juga harus mengenal tentang hubungan antara ilmu kriminologi dgn ilmu lainnya. ilmu satu ini mempunyai hubungan dgn ilmu pidana. Dlm bahasa lain, bisa dikatakan keduanya mempunyai hubungan timbal balik antara satu sama lainnya.

Ilmu pidana adalah ilmu yg dengan cara khusus mendalami akibat hukum yg muncul dari sebuah aturan tertentu. Dengan cara singkat, bisa dikatakan sebagai “ilmu tentang hukumnya kejahatan”. Dgn adanya hal ini, maka hukum mempunyai bagian yg memuat tentang kejahatan. Bagian tersebut yg sering disebut dgn hukum kriminal.

“strafecht” dlm bahasa Indonesia, dikatakan sebagai hokum pidana.kriminologi merupakan sebuah ilmu yg dengan cara khusus mendalami kejahatan. Yg dengan cara lazim melihat sebab-akibat hingga muncul kejahatan. Bisa dikatakan sebagai cara utk menghadapi kejahatan serta perbuatan ataupun reaksi yg diperlukan.

Kedua tipe ilmu pengetahuan tersebut lalu bertemu & akhirnya focus utk mendalami kejahatan. Memakai prinsip-prinsip yg tidak sama. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan antara objek serta tujuannya.

Ilmu hukum pidana ini mempunyai target objek pada aturan hokum tentang kejahatan sebab akibat hokum berupa pidana. Adapun tujuan akhirnya utk memperoleh arti serta pemakaian pidana dgn sebaik mungkin.

TEORI KRIMINOLOGI


Berikut penggolongan teori kriminologi menurut Soedjono Dirjosisworo:

1. TEORI ASSOSIASI DIFFERENSIASI

Tidak hanya mendalami kejahatan sesungguhnya, melainkan juga motif, sikap dorongan bisa memuaskan mereka dan melakukan anti sosial.

2. TEORI KONTROL SOSIAL

Lkamusan berpikir dari teori kontak sosial ini yakni tidak melihat individu sebagai orang yg dengan cara tidak langsung patuh terhadap hukum. Nyatanya, terbukti ada beberapa segi antitesis yg mana seseorang haruslah belajar supaya tidak melakukan tindak pidana.

3. TEORI TEGANG

Teori ini menganggap apabila manusia pada dasarnya merupakan makhluk yg melanggar hukum. Melanggar norma-norma, serta peraturan sesudah tidak tercapainya antara tujuan dgn cara mencapainya.

Kejahatan muncul sebab beberapa sebab ataupun faktor. Maka suasana lingkungan yg membahagiaan pasti memberikan sebuah akibat bagus dlm masyarakat. Apabila suasana dlm masyarakat enjoy, pasti tingkat kejahatan juga terus menurun.

4. TEORI LABEL

Teori label memakai berpikir berdasarkan hukum norma. Dimana, sebab mutlak terjadinya kejahatan yakni sebab adanya pemberian label oleh masyarakat utk memberikan lebel pada anggota-anggota tertentu di masyarakat.

Banyak cara yg dipakai utk memberikan label tersebut. Teori label disebut juga bisa berguna utk menentukan batas kriminal yg sudah dijadikan teori. Seperti apa serta gimana cara pemberian label bisa memberikan pengaruh dlm imajinasi sendiri yg negatif.

Teori label berpendapat, apabila cap ataupun merek yg diberikan oleh penguasa sosial utk warga masyarakat terhadap aturan ataupun undang-undang nyatanya bisa berakibat panjang. Cap tersebut bakal membuat orang berprilaku sesuai dgn label ataupun cap yg duberikan kepadanya . Dgn demikian, sikap memberikan label terhadap orang tertentu.

Label ini, dengan cara tidak langsung nantinya menjadi generalisasi ataupun angan-angan umum dlm kondisi sebuah masyarakat tersebut.

5. TEORI PSIKOANALITIK

Menurut Sigmund Freud, yakni seorang pakar penemu psychoanalisa. Tetapi, Sigmund Freud lebih tertuju pada neurosis serta faktor-faktor yg berada diluar kesadaran. Faktor-faktor tersebut termasuk ke dlm struktur yg lebih umum.

Terkait dgn ketidakselesaian, ataupun sebab penyakit tertentu. Alexander & Staub, beperndapat apabila kriminalitas merupakan salah satu bagian dari sifat manusia. Dgn demikian, melihat segi pkamung psikoanalitik, makalah perbedaan yg mutlak antara kriminal sepekan kriminal yakni pada kriminal sudah belajar mengatur serta menghaluskan dorongan-dorongan & perasaan antisosial nya.

TUJUAN KRIMINOLOGI


Sebuah ilmu kriminologi hadir bukan berarti tanpa tujuan. Ilmu satu ini mempunyai tujuan utk memberikan pengetahuan terhadap orang lain tentang sebab-sebab seseorang melakukan kejahatan. Tidak hanya itu, apakah seorang yg melakukan kejahatan tersebut karena adanya kesempatan ia melakukannya.

Tidak berhenti hingga disitu, masyarakat merupakan orang yg mempunyai bakat utk menjadi seorang penjahat. Tidak hanya itu, ilmu kriminologi juga hadir utk memberikan saran dlm pembuatan rencana perundang-undangan ataupun hukum pidana.

RUANG LINGKUP KRIMINOLOGI


Menurut Romli Antasasmita, dlm arti sempit kriminologi adalah kejahatan. Yakni, mendalami bentuk contoh tindakan kriminal tertentu. Jadi bisa menjadi pegangan menurut batasan hukum yg berlaku.

Dgn adanya hal tersebut, maka bukan hanya mencapai keseragaman dlm praktik ilmu kriminologi saja. Tetapi dgn batasan yg tidak sama setiap negara bakal mempunyai objek studi kriminologi yg bisa dikembangkan lebih mudah lagi. Umpama dgn memakai latar belakang perumusan yuridis tanpa terikat.

Sedangkan dlm arti luas, kriminologi mempunyai ruang lingkup utk mendalami tentang fenologi. Yakni sebuah ilmu yg mendalami tentang hukuman serta metode-metode yg terkait dgn tindakan-tindakan yg bersifat non punitif.

Walters C. Recless di dlm bukunya The Crime Problem, menganggap apabila kriminologi mempunyai 10 ruang lingkup. Ruang lingkup kriminalogi tersebut diantaranya ialah sebagai berikut.

  1. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg mendalami tentang kejahatan. Apakah kejahatan tersebut pada badan-badan resmi. Serta gimana perbuatan tersebut dilakukan & gimana badan-badan kerjasama tersebut menanggapi laporan itu.
  2. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg didlmnya mendalami perkembangan serta perubahan hukum pidana dgn faktor ekonomi, politik serta tasumsi dlm masyarakat.
  3. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg dengan cara khusus mendalami kondisi penjahat, perbandingan antara penjahat & bukan penjahat tentang s3x, ras, kebangsaan, ekonomi serta kedudukan.
  4. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg mendalami daerah-daerah ataupun wilayah-wilayah yg mempunyai hubungan dgn berapa jumlah kejahatan yg ada di dlm daerah ataupun wilayah tersebut. Bahkan, kriminologi juga mendalami ataupun meneliti tentang bentuk spesifik dari kejahatan yg terjadi. Seperti penyelundupan di daerah Pelabuhan ataupun korupsi yg terjadi di lingkungan pejabat.
  5. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg berusaha utk memberikan angan-angan dengan cara jelas, terkait faktor faktor penyebab kejahatan.
  6. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg mendalami tentang tindak kejahatan yg lalu dimanifestasikan dengan cara istimewa. Serta perbuatan yg merupakan kelainan dari orang yg sering melakukan kejahatan tersebut. Bahkan bentuk-bentuk kejahatan modern seperti pembajakan pesawat, pembobolan ATM, serta pencucian uang.
  7. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg mendalami hal-hal yg terkait dgn kejahatan. Seperti alkoholisme, narkoba, perjudian serta pelacuran.
  8. Kriminologi ialah sebuah ilmu yg mendalami apakah peraturan perundang-undangan & penegak hukum bisa berlaku.
  9. Kriminologi merupakan sebuah ilmu yg mendalami fungsi dari lembaga-lembaga yg dipakai utk menahan, meringkus serta menghukum tindakan tercela.
  10. Kriminologi mendalami kejahatan ataupun usaha manusia utk mencegah kejahatan.

Nah itulah pengertian kriminologi, teori kriminologi, tujuan kriminologi, ruang lingkup kriminologi, contoh kriminologi, objek kriminologi, dll.
Loading...

0 Response to "Pengertian Kriminalogi, Teori Kriminalogi dan Tujuan Kriminalogi"

Posting Komentar

Komentar Sopan Akan di Approve