7 Macam Ekosistem Dengan Pengertiannya, Ciri-Ciri dan Komponen

Loading...
Loading...
Daftar Isi [Tampil]
7 Macam Ekosistem Dengan Pengertiannya, Ciri-Ciri dan Komponen
macam macam ekosistem
Pengertian Ekosistem BiologiEkosistem adalah sebuah sistem ekologi yg terbentuk dari hubungan timbal balik antara tamu dgn lingkungan. Ekosistem ini bisa juga dianggap sebagai tatanan kesatuan dgn utuh & menyeluruh, di antara semua elemen lingkungan yg masing-masing mempunyai pengaruhnya satu sama lain.

Di dlm sebuah ekosistem ada organisme yg berkembang di masyarakat bersama dgn lingkungan fisik di sebuah sistem. Organisme tersebut bakal beradaptasi dgn lingkungan fisik, tetapi sebaliknya organisme juga bisa mempengaruhi lingkungan fisik tersebut utk hidup. Organisme yg ada di mikroorganisme tertentu bakal menghasilkan sebuah sistem kontrol.

Baca: √ 14 Perbedaan Gymnospermae & Angiospermae Beserta Contoh

Berikut ini ulasan lengkap seputar ekosistem. Mulai dari Arti ekosistem, makna ekosistem, contoh ekosistem, komponen ekosistem, macam macam ekosistem, keanekaragaman ekosistem laut, darat, sawah, sungai, hutan, dll.

PENGERTIAN EKOSISTEM


Ekosistem ialah perpaduan dari setiap unik di dlm biosistem yg melibatkan interaksi timbal balik, antara organisme dgn lingkungan fisik jadi ajaran energi bakal menuju ke struktur biotik tertentu. Ada juga siklus material yg terjadi antara organisme & anorganisme, & matahari sebagai sumber dari semua energi yg ada.

KOMPONEN EKOSISTEM


Ada beberapa komponen ekosistem, yg meliputi :

1. ABIOTIK

Abiotik ataupun yg lebih dikenal sebagai komponen tak hidup ialah komponen fisik & juga kimia, yg bersifat substrat. Ataupun kelangsungan hidup & lingkungan di tempat utk hidup. Sebagian besar komponen abiotik tersebut bervariasi di dlm ruang & waktu, komponen abiotik ini bisa berupa bahan organik, senyawa organik, & faktor lainnya.

Faktor-faktor lain tersebut bakal mempengaruhi distribusi organisme, faktor tersebut diantaranya yakni :

a. Suhu


Suhu ialah proses biologis yg sudah dipengaruhi oleh suhu,  mamalia & burung merupakan makhluk hidup yg mengatur suhu di dlm tubuh.

b. Air


Ketersediaan air bisa mempengaruhi ragam organisme, contohnya organisme di gurun bakal beradaptasi dgn ketersediaan air di padang pasir.

c. Garam


Konsentrasi garam juga bakal mempengaruhi keseimbangan air di dlm organisme dengan osmosis. Beberapa organisme terestrial juga bisa beradaptasi dgn lingkungan dgn kandungan garam yg tinggi.

d. Sinar matahari


Intensitas & nilai cahaya bakal mempengaruhi proses photosintesis, air sanggup menyerap cahaya jadi lingkungan air & photosintesis terjadi di permukaan matahari. Di padang pasir intensitas cahaya yg besar membuat peningkatan suhu hewan & tumbuhan yg hidup di sana bisa depresi.

e. Tanah & batu


Ada beberapa karakteristik tanah & batu yg meliputi struktur fisik pada tanah, pH, & komposisi mineral yg membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada isi sumber makanan mereka di dlm tanah.

f. Iklim


Iklim merupakan sebuah kondisi cahaya dlm waktu yg lama di sebuah daerah, iklim makro meliputi iklim global, regional & juga lokal. Iklim mikro tergolong ke dlm iklim di sebuah daerah yg dihuni oleh sebuah komunitas tertentu.

2. BIOTIK

Biotik ialah sebuah istilah yg biasanya dipakai utk merujuk pada sesuatu yg hidup ataupun organisme. Komponen biotik merupakan komponen yg membentuk sebuah ekosistem, tidak hanya komponen abiotik, ataupun komponen yg tidak bernyawa. Berdasarkan peran serta manfaatnya makhluk hidup bisa dibagi menjadi 2 macam. Diantaranya yakni :

a. Heterotof ataupun konsumen


Komponen heterotrofik terdiri dari organisme yg memanfaatkan bahan organik yg sudah disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya. Komponen heterotrofik tersebut disebut dgn komponen makro ataupun fagotrof, sebab makanan yg dimakannya lebih kecil.

b. Pengurai ataupun dekomposer


Pengurai ialah sebuah organisme yg mengurai bahan organik, yg sumbernya dari organisme yg sudah mati. Pengurai konsumen tersebut disebut dgn makro ataupun sapotrof, sebab makanan tersebut dimakan dlm jumlah yg besar. Organisme penyerap bakal menyerap sebagian dekomposisi & melepaskan bahan sederhana.

Bahan sederhana tersebut bisa dipakai kembali menjadi produsen, kemudian diklasifikasikan sebagai pengurai yakni bakteri & jamur. Ada juga tipe pengurai yg disebut dgn detritivor, yakni sejenis hewan yg bakal memakan sisa-sia bahan organis yg membusuk contohnya yakni kutu kayu.

Ada 3 tipe dekomposisi, diantaranya yakni :

1. Aerobik


Aerobik ialah oksigen yg berguna sebagai akspetor elektron ataupun oksidan.

2. Anaerobik


Anaerobik merupakan oksigen yg tidak terlibat, yg di mana bahan organiknya berguna sebagai akseptor elekton ataupun oksidan.

3. Fermentasi


Fermentasi ialah oksidasi aneorobik bahan organik yg juga berguna sebagai akseptor elekton. Di sebuah tempat komponen ini bakal berinteraksi & membentuk sebuah sistem ekosistem yg teratur.

Lalu tanaman air sebagai komponen autrotrof, & plankton yg mengambang di air yg berguna sebagai komponen pengurai. Sedangkan yg tergolong pada komponen abiotik ialah batu, air, pasir, mineral & juga oksigen yg sudah larut di dlm air.

Pengertian ekosistem, contoh ekosistem, komponen ekosistem, macam macam ekosistem, keanekaragaman ekosistem laut, darat, sawah, sungai, hutan, dll.

KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM


Keadaan lingkungan pada setiap makhluk hidup benar-benar beragam, & kondisi yg beragam tersebut menyebabkan setiap tipe makhluk hidup yg menempatinya juga sangat beragam. Biasanya ekosistem bakal terbentuk oleh adanya beberapa macam kelompok ataupun spesies.

Yg sanggup menyesuaikan diri dgn lingkungannya, kemudian mereka bakal saling mempengaruhi antara spesies yg satu dgn spesies lainnya. Juga di antara spesies dgn lingkungan abiotik tempat mereka hidup, umpama udara, suhu air, sinar matahari, tanah, kelembapan & mineral. Ekosistem tidak sama dgn yg lainnya, yg sesuai dgn spesies pembentuknya.

Di dunia tempat tinggal ada beberapa ekosistem yg biasa dijumpai diantaranya ekosistem rawa, ekosistem terumbu karang, ekosistem laut dlm, ekosistem padang lamu, ekosistem mangrove, ekosistem dana, ekosistem pantai pasir, & banyak lagi. Seiring dgn terus berkembang & canggihnya teknologi manusia, saat ini manusia pun bisa menciptakan ekosistem.

Ekosistem yg sudah dibangun oleh manusia diantaranya yakni ekosistem sawah, kebun & juga ladang. Tetapi agro ekosistem mempunyai tingkat keanekaragaman spesies yg jauh lebih rendah dibandingkan dgn eksosistem yg alamiah. Tetapi tipe ekosistem tersebut mempunyai tingkat keanekaragaman genetik yg jauh lebih tinggi.

Maka dari keanekaragaman ekosistem juga bisa dilihat dari habitatnya sebagai makhluk hidup. Seperti ekosistem sawah, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem gurun, sungai, & ekosistem padang rumput.

CIRI-CIRI EKOSISTEM


Seperti yg kita tahu bahwa di bumi ini ada banyak macam & jenis jenis ekosistem, pada dasarnya ekosistem ini dibagi menjadi 2 macam yakni ekosistem air & ekosistem daratan. Berikut ini ciri-ciri ekosistem darat, yakni :

1. Ekosistem yg mempunyai lingkungan fisik yg berupa daratan


Lingkungan fisik yg berasal dari ekosistem daratan & terbukti ada di wilayah daratan. Tetapi di wilayah tersebut bukan berarti tidak ada perairan sama sekali. sebab di ekosistem daratan tetap bisa menemui perairan, namun yg lebih dominan ialah wilayah daratannya. Sedangkan wilayah perairannya hanya sebagai tambahan saja.

2. Mempunyai 3 struktur vegetasi yg dominan dlm skala luas


Ekosistem daratan ialah interaksi dari makhluk hidup dgn lingkungannya dengan cara umum. Jadi ekosistem daratan tidak hanya meliputi daerah yg sempit saja. Tetapi meliputi wilayah yg juga luas, maka ekosistem daratan lebih sering dikenal sebagai bioma.

3. Tipe tumbuhan & hewan yg beradaptasi pada lingkungan ataupun wilayah di daratan


Di ekosistem daratan memiliki beberapa tipe tumbuhan & hewan bakal beradaptasi di wilayah daratan. Hal tersebut dikarenakan oleh daratan yg sudah menjadi habitat dari tumbuhan & hewan tersebut. sebab ekosistem daratan ini terdiri dari beberapa jenis, & setiap jenisnya mempunyai karakteristiknya masing-masing.

Pengertian ekosistem, contoh ekosistem, komponen ekosistem, macam macam ekosistem, keanekaragaman ekosistem laut, darat, sawah, sungai, hutan, dll. Berikut contoh ekosistem alami yang ada di bumi:

EKOSISTEM SUNGAI


Pengertian ekosistem sungai yakni segala macam interaksi ataupun hubungan timbal balik dari sebuah makhluk hidup, & lingkungannya yg meliputi kawasan ataupun daerah sungai. Ekosistem sungai ini meliputi sepanjang wilayah & daerah sungai. Yg urutannya terdiri dari hulu sungai, tubuh sungai, hilir sungai & muara sungai.

Sepanjang ajaran sungai itulah yg disebut dgn ekosistem sungai, & ekosistem sungai ini tergolong pada tipe ekosistem air tawar. Di hampir daerah & wilayah Indonesia mempunyai ekosistem sungai, sebab setiap pulau di Indonesia mempunyai sungai. Beberapa sungai yg populer & menjadi ekosistem sungai paling besar ialah sungai mahakam, kapuas, musi, & lain-lain.

EKOSISTEM HUTAN


Ekosistem hutan merupakan ekosistem yg terpenting keberadaannya di muka bumi. Ekosistem hutan ialah hubungan antara beberapa kumpulan di beberapa populasi. Yg di mana populasi tersebut hidup di permukaan tanah, & berada di kawasan hutan. Ekosistem hutan sudah membentuk sebuah kesatuan ekosistem yg berada di dlm keseimbangan yg dinamis.

Ekosistem hutan tergolong ke dalam tipe ekosistem yg alamiah, yg sering dijuluki sebagai paru-paru bumi. Sebab hutan terbukti memegang peranan yg sangat penting dlm mengatur & menjaga kesehatan manusia, di muka bumi. Hutan juga sering dijadikan parameter utk melihat apakah bumi sedang dlm kondisi sakit ataupun tidak.

EKOSISTEM DANAU


Ekosistem yg satu ini merupakan tipe ekosistem buatan, ekosistem danau ialah tipe ekosistem yg mencakup pada keseluruhan ataupun lingkup danau. Sedangkan arti danau tersebut sendiri ialah cekungan yg terdapat pada permukaan bumi. Dengan cara garis besarnya bisa disebutkan bahwa ekosistem danau ialah hubungan dari beberapa populasi.

Yg di mana populasi tersebut hidup di sebuah cekungan yg berisi air yg ada di permukaan bumi, & populasi tersebut saling berinteraksi satu sama lain. Baik secara langsung maupun dengan cara tidak langsung.

EKOSISTEM LAUT


Ekosistem laut ialah tipe ekosistem yg sudah didominasi oleh nilai konsentrasi garam yg lumayan tinggi, di permukaannya yg sangat luas. Sebagai buktinya yakni apabila kamu memasuki wilayah laut kemudian mencicipi airnya maka rasanya bakal terasa asin. Keunikan dari ekosistem laut ialah hanya dihuni oleh biota laut saja.

EKOSISTEM DARAT


Ekosistem darat merupakan lingkungan yg didominasi oleh daratan. Ekosistem darat ini berada di dlm area yg lebih luas, ataupun biasa disebut dgn bioma. Tipe bioma tersebut sendiri dipengaruhi oleh iklim yg ada. Sedangkan iklim tersebut sendiri dipengaruhi oleh letak geografis, yg berada di dlm garis lintang & ketinggian tempat di permukaan laut.

Ada 7 macam bioma yg terdapat di daratan ataupun di muka bumi ini, diantaranya yakni hujan tropis, padang savana, padang rumput, tundra, gurun, hutan gugur, & taiga. Berikut penjelasan dari beberapa jenis ekosistem darat tersebut :

1. Hutan tropis


Hutan hujan tropis ini berada di garis khatulistiwa, seperti yg terdapat di dlm lembah amazon, Amerika Selatan, Asia Tenggara (yakni Indonesia, Malaysia, & Thailand), & lembah sungai Kongo.

2. Padang rumput


Biasanya padang rumput berada di daerah tropis yg mempunyai iklim yg sedang. Seperti di Hongaria, Amerika Selatan, Australia, & Rusia Selatan. Sedangkan di negara Indonesia padang rumput ini adanya di Nusa Tenggara. Hewan yg biasanya hidup di padang rumput diantaranya yakni reptil, kanguru, burung, kijang, singa, cheetah, dll.

3. Savana


Savana ataupun sabana ialah padang rumput yg diselingi oleh pepohonan. Sabana juga biasanya berada di daerah tropis seperti Australia Utara, Nusa Tenggara Timur, Kenya Afrika, & Nusa Tenggara Barat.

EKOSISTEM SAWAH


Ekosistem sawah ialah salah satu ekosistem buatan yg ada di daratan di muka bumi ini. meskipun tidak semua daratan sanggup dibangun sedemikian rupa menjadi ekosistem persawahan. Sebab ekosistem persawahan mempunyai ciri khas yg dibangun oleh komponen tertentu yakni abiotik & komponen biotik.

1. Komponen abiotik


Unsur-unsur alam yg menjadi penyusun ekosistem sawah bisa dikendalikan oleh manusia, sedangkan yg lainnya dipengaruhi oleh alam. Faktor abiotik sebagai penyusun ekosistem sawah diantaranya yakni :

  • Cahaya
  • Tanah
  • Air


2. Komponen biotik


Unsur biotik yg bisa kami temukan di ekosistem sawah diantaranya yakni :

  • Tumbuhan primer
  • Tumbuhan sekunder
  • Hewan


EKOSISTEM AIR TAWAR


Ekosistem air tawar merupakan ekosistem yg mempunyai konsentrasi garam yg rendah, asal usul dari ekosistem air tawar ini ialah sumber mata air yg ada di bawah tanah. Dgn kondisi tersebut maka komponen biotik yg hidup di dlmnya sanggup hidup dgn bagus. Karakteristik abiotik bakal berpengaruh pada komponen biotik yg sanggup bertahan hidup.

Bedasarkan produksi materi organiknya maka ekosistem air tawar ini dibagi menjadi 2 macam, yakni :

1. Danau oligotropik


Oligortopik ini merupakan sebutan atas danau yg kurang makanan, sebab fitoplankton yg ada di daerah limnetik tidak produktif.

2. Danau eutropik


Sedangkan eutropik ialah sebutan dari danau yg dangkal & mempunyai kandungan makanan yg lumayan kaya. Hal tersebut dikarenakan oleh fitoplanktonnya sangat produktif, kebalikan dari danau oligotropik.

Nah itulah artikel ekosistem tentang macam-macam ekosistem, contoh keanekaragaman ekosistem dan contoh ekosistem.

Baca: √ GYMNOSPERMAE: Klasifikasi, Reproduksi, Ciri, Contoh, Kesimpulan
Loading...

0 Response to "7 Macam Ekosistem Dengan Pengertiannya, Ciri-Ciri dan Komponen"

Posting Komentar

Komentar Sopan Akan di Approve