Ekosistem: Pengertian, Komponen, Macam dan Contoh Ekosistem Terbaru 2020

Loading...
Loading...
Ekosistem: Pengertian, Komponen, Macam dan Contoh Ekosistem
Gambar ekosistem
Materi ekosistem - Materi ekosistem, komponen ekosistem, makalah ekosistem, macam macam ekosistem, contoh ekosistem, gambar ekosistem, pembahasan ekosistem, artikel ekosistem.

Kamu mungkin sudah mengetahui ekosistem di kelas 7 cocoknya di bab 5. Ekosistem mempunyai 2 komponen pembentuk yaitu abiotik & biotik. Adapun tipe ekosistem meliputi tipe akuatik (air), teresterial (darat), & buatan. Contoh ekosistem pun tidak sedikit.

Nah jadi apa pengertian ekosistem? inilah dia artikel ekosistem dan pembahasan ekosistem lengkap:

Pengertian Ekosistem

Ekosistem ialah sebuah sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Selain itu ekosistem dapat dijabarkan juga merupakan sebuah tatanan kesatuan dengan cara utuh & menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Komponen Ekosistem

Berikut komponen ekosistem dan contoh ekosistem yang wajib kamu ketahui:

BIOTIK

Biotik merupakan istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme).

Komponen biotik merupakan sebuah komponen yang membentuk sebuah ekonomi tidak hanya komponen abiotik.

Berdasarkan peran & manfaatnya, makhluk hidup dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

1. Heterotrof / Konsumen

  • Komponen ini terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan organisme lain sebagai makanannya.
  • Manusia, hewan, mikroba, & jamur merupakan golongan yang masuk dalam heterotrof. Komponen ini disebut juga konsumen mikro (fagotrof) sebab ukuran makanan yang dimakan kecil.

2. Pengurai / Dekomposer

  • Pengurai (dekomposer) merupakan organisme yang menguraikan bahan organik yang sumbernya dari organisme mati.
  • Bakteri & jamur masuk dalam golongan pengurai. Ada juga pengurai yang dosebut detritivor yaitu fauna pengurai yang memakan sisa bahan organik, umpama kutu kayu.
  • Pengurai juga disebut konsumen makro (sapotrof) sebab ukuran makanan yang dimakan besar.
Tipe dekomposisi ada 3, meliputi:
  • Aerobik: oksigen ialah penerima elektron / oksidan.
  • Anaerobik: oksigen tidak terlibat. Bahan organik sebagai penerima elektron / oksidan.
  • Fermentasi: anaerobik tetapi bahan organik yang teroksidasi juga sebagai penerima elektron.

ABIOTIK

Abiotik ataupun komponen tak hidup ialah komponen fisik & kimia yang merupakan medium ataupun substrat tempat berjalannya kehidupan, ataupun lingkungan tempat hidup. Dapat berupa bahan organik & senyawa anorganik.

Faktor yang memengaruhi distribusi organisme, yaitu
  • Suhu, mamalia & unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya.
  • Air, contoh organisme di gurun beradaptasi kepada ketersediaan air di gurun.
  • Garam, konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melewati osmosis.
  • Cahaya matahari, intensitas & nilai cahaya memengaruhi proses gambarsintesis.
  • Tanah & batu, Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik, pH, & komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah.
  • Iklim, kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam sebuah area juga mempengaruhi organisme.

Macam Macam Ekosistem

Secara umum ada 3 macam ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, & ekosistem buatan.

TERESTERIAL (DARAT)

Wilayah ekosistem teresterial ditentukan oleh curah hujan & termperatur. Ekosistem ini dikontrol melewati gangguan & iklim. Pola ekosistem dapat berganti sebab kebakaran, petir, & manusia.

1. Padang rumput

Terbentang di daerah topik ke subtropik. Mempunyai curah hujan kekurangan lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun tidak dengan cara teratur, ajaran air cepat, & peresapan air tinggi.

Contoh tumbuhannya: serigala, gajah, jerapah, serangga, kangguru, tikus, rumput, zebra, bison.

2. Gurun

  • Ada di kawasan tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Mempunyai curah hujan rendah (25 cm per tahun & gersang.
  • Contoh flora khas: kaktus.
  • Contoh fauna yang hidup: kadal, kalajengking, katak, semut.

3. Karst (batu gamping /gua)

Di Indonesia kawasan karst mempunyai ciri hampir serupa yaitu tanah kekurangan subur untuk pertanian, rentan erosi, mudah longsor.

Ekosistem ini mengalami keunikan tersendiri, dengan keragaman sudut biotis yang tidak dijumpai di ekosistem lain.

4. Sabana

Terletak di daerah tropik dengan curah hujan 40-60 inci per tahun, tetapi temrperatur & kelembaban tergantung pada musim.

Sabana terluas ada di Afrika. Fauna yang hidup di sabana seperti: zebra, singa, & hyena

5. Tundra

Ada di belahan bumi utara di lingkaran kutub udara & terdapat di puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanamannya hanya 60 hari.

Contoh tumbuhan: sphagnum, flora biji semusim, liken, flora perdu, & rumput alang-alang.

6. Hutan gugur

ekosistem hutan gugur
Ada di daerah dengan iklim 4 musim dengan curah hujan merata sepanjang tahun. Tipe pohon tidak banyak & tidak terlalu rapat.

Hewan yang hidup di hutan gugur: rubah, burung pelatuk, rakun, bajing, beruang.

7. Hutan Hujan Tropis

Berada di daerah tropik & subrtopik, mempunyai ciri curah hujan antara 200-225 cm per tahun. Banyak spesies pohon dengan tipe yang tidak sama sesuai letak geografisnya.

Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro,yaitu iklim yang langsung terdapat di kurang lebih organisme.

Daerah tudung lumayan mendapat sinar matahari, variasi suhu & kelembapan tinggi, suhu sepanjang hari kurang lebih 25 °C.

Contoh flora khas di hutan hujan tropis: liana (rotan) & anggrek sebagai epifit.
Contoh hewan: kera, badak, burung, harimau,babi hutan, & burung hantu.

8. Taiga

Ada di bumi bagian utara & di pegunungan daerah tropik, dengan ciri rendahnya suhu di musim dingin. Umumnya taiga ialah hutan yang terbentuk dari satu spesies seperti pinus, konifer, & sejenisnya.

Tumbuhan basah & semak tidak banyak sekali. Fauna beruang hitam, burung, ajag bermigrasi ke selatan saat musim gugur.

BUATAN

Ekosistem ini dibangun oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan. Ekosistem ini mendapat energi dari luar & mempunyai keanekaragaman rendah.
Contoh ekosistem buatan ialah:
  1. hutan tanaman produksi seperti jati & pinus
  2. bendungan
  3. agroekosistem berupa sawah tadah hujan
  4. perkebunan sawit
  5. sawah irigasi
  6. ekosistem ruang angkasa
  7. ekosistem pemukiman seperti kota & desa.

AKUATIK (AIR)

1. Ekosistem air laut

Ditandai dengan kadar garam yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% khususnya di daerah laut tropik, sebab suhunya tinggi & penguapan besar.

2. Ekosistem estuari

  • Muara (estuari) ialah tempat bersatunya sungai & laut. Muara dijumpai kerap dipsupayai oleh lempengan lumpur intertidal yang luas ataupun rawa garam. Ekosistem estuari mempunyai produktivitas yang tinggi & kaya bakal nutrisi.
  • Contoh tumbuhannya: rumput rawa garam, ganggang, & fitoplankton.
  • Contoh hewannya: cacing, kerang, kepiting, & ikan.

3. Ekosistem air tawar

Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kekurangan, & terpengaruh oleh iklim & cuaca. Seperti dari banyak tipe ganggang.

4. Ekosistem sungai

Air sungai dingin & jernih serta mengandung tidak banyak sedimen & makanan. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian & garis lintang.

Contoh ekosistem sungai dihuni oleh fauna seperti ikan gurame, kura-kura, ular, buaya.

5. Ekosistem laut dalam

Kedalamannya lebih dari 6.000 m. Umumnya ditemui lele laut & ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya. Terdapat bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu sebagai produsen.

6. Ekosistem lamun

Lamun merupakan satu-satunya kelompok flora berbunga yang hidup di lingkungan laut.
Cocoknya di perairan pantai yang dangkal.

Seperti rumput di darat mereka punya tunas berdaun tegak & tangkai yang merayap yang manjur untuk berkembang biak.

7. Ekosistem pantai

Dinamakan demikian sebab yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir ialah flora Ipomoea pes caprae yang tahan kepada hempasan gelombang & angin.[5] Flora yang hidup di ekosistem ini menjalar & berdaun tebal.[5]

8. Ekosistem terumbu karang

Terdiri dari coral yang ada di dekat pantai, efisiensi ekosistem terumbu karang sangat tinggi.  Adanya terumbu karang di dekat pantai membuat pantai mempunyai pasir putih.

Makhluk hidup yang hidup diantara karang & ganggang seperti beberapa invertebrata, ikan, mikro organisme.

Herbivoranya seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, & ikan karnivora.
Faktakah.com tambahkan tidak banyak soal penyebab ekosistem rusak, sebab ekosistem dapat saja sewaktu-waktu mengalami kerusakan, penyebab kerusakan ekosistem dapat alamiah & sebab faktor manusia.

Baca:


Faktor alamiah seperti banjir, tsunami, longsor, gunung meletus, & lainnya. Sedangkan faktor manusia seperti penebangan pohon dengan cara berlebihan, pembakaran hutan, meringkus ikan dengan racun & bom, limbah industri & lainnya.

Nah itulah artikel materi ekosistem, jika ingin makalah ekosistem, silahkan komentar.
Loading...

0 Response to "Ekosistem: Pengertian, Komponen, Macam dan Contoh Ekosistem Terbaru 2020"

Posting Komentar

Komentar Sopan Akan di Approve