√ Teks Cerita Ulang: Pengertian, Jenis, Struktur, Kaidah, Ciri, Contoh

Loading...
Loading...
Daftar Isi [Tampil]
Teks Cerita Ulang: Pengertian, Jenis, Struktur, Kaidah, Ciri, Contoh

Teks cerita ulang - Biasanya sesudah anda bepergian ke suatu tempat & mendapat pengalaman yg membahagiakan maka anda bakal menceritakan dengan cara lisan hal tersebut terhadap orang lain terutama kawan. Nah teks cerita ulang juga konsepnya sama, hanya saja dlm bentuk teks.

Nah seperti apa contoh teks cerita ulang imajinatif?

Pengertian Teks Cerita Ulang

Teks cerita ulang (recount) ialah teks yg menceritakan kembali pengalaman masa lalu dengan cara kronologis dgn tujuan memberi info ataupun menghibur pembaca ataupun dapat jadi keduanya.

Teks Cerita ulang terbagi atas 3 jenis, yakni rekon faktual (informasional), rekon imajinatif, & rekon pribadi.

  1. Rekon faktual (informasional) ialah cerita ulang yg mengandung kejadian faktual seperti eksperimen ilmiah, laporan polisi, & lainnya.
  2. Rekon imajinatif ialah cerita ulang yg mengandung cerita imajinatif dgn lebih detil.
  3. Rekon pribadi ialah cerita ulang yg mengandung kejadian dimana penulisnya terlibat dengan cara langsung.


Jenis cerita ulang


  1. Cerita pelipur lara
  2. Cerita jenaka
  3. Fabel
  4. Legenda


Struktur teks cerita ulang

Struktur teks cerita ulang, berikut struktur cerita ulang adalah:

1. Orientasi (Pengenalan)

Yakni memberikan info tentang siapa, dimana, & kapan momen ataupun kejadian terjadi di masa lampau.

2. Momen (Events)

Yakni rekaman momen yg terjadi, yg biasa disampaikan dlm urutan kronologis. Umpama seperti
“pada hari pertama, aku …, & pada hari berikutnya, aku …, & pada hari terbaru, aku..“
Dibagian events ini juga biasanya terdapat komentar pribadi tentang momen ataupun kejadian yg diceritakan.

3. Reorientasi (Pengulangan Pengenalan)

Terdapat pengulangan pengenalan yg ada di orientasi, pengulangan yg merangkum rentetan         momen, kejadian ataupun kegiatan yg diceritakan.

Kaidah Teks Cerita Ulang

Berikut ciri kebahasaan teks cerita ulang:

  • Ciri kebahasaan yg ada di teks cerita ulang ialah pemakaian konjungsi subordinatif waktu & verba tingkah laku. Penjelasannya:
  • Memakai kata yg menunjukkan apa, siapa, kapan, dimana, bagaimana.
  • Verba tingkah laku, ialah verba yg mengacu pada sikap yg dinyatakan dgn ungkapan verbal (bukan sikap mental yg tidak terlihat). Seperti kata mengambil pada kalimat.
  • Keterangan waktu lampau, ialah kata keterangan waktu yg menyebutkan waktu lampau. Umpama: pernah, sering, biasanya, pagi-pagi, sesudah, sebelum,
  • Memakai kata yg memperlihatkan tempat & waktu.


Mengonversi Teks Cerita Ulang

Seperti teks lain, teks cerita ulang juga dapat dirubah menjadi bentuk teks lain (konversi). Hasil konversi dari teks cerita ulang hanya berubah pada model teks, sedangkan bagian isi masih sama.
Proses yg haruslah diperbuat dlm mengonversi teks cerita ulang, berikut:

  • Membaca teks ulang dengan cara keseluruhan.
  • Mencermati opsi kata (diksi) yg cocok dlm teks cerita ulang.
  • Merangkum isi teks cerita ulang dengan cara menyeluruh.
  • Menentukan tipe teks apa yg dipakai sebagai konversi.
  • Menulis ulang teks cerita ulang dlm bentuk lain.
  • Merevisi bentuk teks baru apabila memungkinkan ada kesalahan.

Ciri-ciri teks cerita ulang


  1. Bersifat faktual/imajinatif
  2. Menceritakan momen masa lalu
  3. Disusun dengan cara kronologis
  4. Unsur-unsur teks cerita ulang:
  5. Tema & amanat
  6. Alur
  7. Penokohan
  8. Latar
  9. Kualitas dlm cerita


Contoh Teks Cerita Ulang Beserta Strukturnya

Spesial aku berikan pengalaman pribadi terhadap anda, aku buat menjadi contoh teks cerita ulang pendek beserta strukturnya, mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan dalam contoh teks cerita ulang singkat:

Judul: Hiking ke Gunung Prau

Orientasi (Pengenalan):

Di bulan Mei tahun 2015 aku bersama kawan-kawan Organisasi OSIS berangkat ke Kawasan Pegunungan Tinggi Dieng utk meperbuat hiking ke Gunung Prau sekaligus utk meperbuat refreshing sebab kegiatan sekolah yg begitu padat.

Momen (Events):

Perjalanan dimulai dari purwokerto, pertama kita berangkat ke terminal bus Purwokerto & memilih naik bus dgn tujuan ke Wonosobo. Sesudah 3 jam kita hingga di Wonosobo, selanjutnya kita beristirahat kurang lebih 1 jam sembari makan minum serta melaksanakan ibadah.

Sesudah waktu istirahat berakhir, kita melanjutkan perjalanan menuju ke Dieng dgn memakai Bus lagi. Akhirnya kita hingga ke Dieng menjelang maghrib.

Kita meperbuat perjalanan ke puncak ketika malam hari. Dimana tidak ada satupun dari kita yg mengangkat senter (sebab lupa).Untung saja ada kakak-kakak dari Semarang yg berjumpa dgn kita jadi kita menuju ke puncak gunung dengan cara bersamaan. Akhirnya sesudah hingga di puncak, kita
membangun tenda & bermalam disana.

Reorientasi (Pengulangan Pengenalan):

Tidak sia-sia perjalanan yg kita perbuat mulai dari Purwokerto, Wonosobo, lalu ke Dieng. Sebab kita jadi lebih mengerti arti tolong membantu serta bersyukur terhadap nikmat yg sudah Tuhan berikan, bahwa segala sesuatu yg diciptakan-Nya begitu indah.

Nah itulah artikel teks cerita ulang dan contoh cerita ulang. Wajib baca:



Latihan:
1. Buatlah contoh teks cerita ulang pribadi
2. Tuliskan dan jelaskan struktur yang membentuk teks cerita ulang
Loading...

0 Response to "√ Teks Cerita Ulang: Pengertian, Jenis, Struktur, Kaidah, Ciri, Contoh"

Posting Komentar

Bebas berkomentar dengan akun apapun