Loading...

30 Contoh Penerapan Demokrasi di Sekolah, Keluarga, Masyarakat dan Negara

Loading...
30 Contoh Penerapan Demokrasi di Sekolah, Keluarga, Masyarakat dan Negara

Berdasarkan beberapa arti demokrasi yang diungkapkan para pakar sebetulnya hampir sama. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan bahwa demokrasi ialah sistem pemerintahan di mana semua rakyat di dalamnya ikut terlibat langsung & tidak langsung melewati perwakilannya di struktur lembaga negara sebelum & sesudah amandemen, di mana dalam sistem tersebut menjunjung tinggi persamaan hak & kewajiban semua warga negara.

Wajib baca: Segi Positif dan Negatif Kehidupan Politik Pada Masa Demokrasi Liberal Indonesia

Atau dengan cara sering pendek sering disebutkan bahwa, demokrasi ialah sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dengan cara langsung ataupun dengan memilih perwakilannya, & untuk kesejahteraan rakyat. Jadi, seharuslahnya sistem demokrasi yang dianut oleh sebuah negara merupakan juga kualitas-kualitas & prinsip yang dipegang oleh masyarakat negara tersebut.

Dampaknya, meskipun dasarnya sama yaitu demokrasi, dalam menjalankannya setiap negara memiliki ciri khas demokrasi yang dijalankan.

Prinsip prinisp demokrasi

Supaya demokrasi bisa berlangsung baik dalam sebuah negara, maka butuh penerapan perilaku budaya demokrasi & budaya demokrasi. Budaya demokrasi ialah pola pikir & pola tingkah laku masyarakat yang sudah menjadi cerminan perilaku sehari-hari yang sesuai dengan kualitas-kualitas & prinsip-prinsip demokrasi. Di mana prinsip-prinsip demokrasi tersebut dengan cara umum, yaitu :

  1. Keterlibatan warga negara ataupun masyarakat dalam pengambilan keputusan ataupun kebijakan negara langsung & tidak langsung
  2. Persamaan antara sesama warga negara, terutama persamaan hak & kewajiban
  3. Keleluasaan warga negara dalam menjalankan hak asasinya
  4. Supremasi hukum, ataupun segala sesuatu sesuai hukum yang berlaku
  5. Adanya fungsi pemilihan umum dengan cara berkala ataupun teratur

Sesuai dengan judul postingan hari ini, kami bakal mengulas contoh penerapan budaya demokrasi mulai dari lingkungan terkecil sampai negara. Penerapan budaya demokrasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila di Indonesia.

Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan sekolah

Sesudah menerapkan budaya demokrasi di lingkungan keluarga, tahapan selanjutnya individu belajar di sekolah. Penerapan budaya demokrasi di sekolah berlaku untuk semua warga sekolah, seperti siswa, guru, orang tua siswa, & semua karyawan di sekolah. Khusus untuk siswa penerapan budaya demokrasi dibimbing oleh guru sebagai penerapan dari pendidikan kewarganegaraan. kemukakan contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan sekolah:

  1. Bermusyawarah untuk penyusunan tata tertib di sekolah, terutama tata tertib di dalam kelas.
  2. Bermusyawarah dalam penyusunan kelompok piket sekolah, kelompok dalam pelajaran, & kepengurusan kelas.
  3. Diadakannya pemilihan ketua murid ataupun ketua kelas & ketua Osis
  4. Rapat yang diadakan oleh organisasi dalam sekolah, seperti penyelenggaraan rapat anak buah tahunan koperasi sekolah
  5. Rapat pembahasan program & kegiatan sekolah antara pihak sekolah dengan orang tua siswa
  6. Penyelenggaraan kegiatan sekolah degan membentuk kepanitiaan, seperti agenda rekreasi, peringatan hari besar agama & hari besar nasional, agenda pentas seni,bazar sekolah, & agenda perpisahan sekolah bagi siswa yang bakal lulus.
  7. Penyelenggaraan diskusi, bagus diskusi kelompok dalam kelas, musyawarah guru, maupun acar seminar yang memberi peluang semua warga sekolah untuk mengemukakan pendapat dengan cara bagus.
  8. Menyelesaikan persoalan & kesusahan yang menimpa siswa dengan cara musyawarah antara guru, siswa, & orang tua.

Contoh Penerapan Budaya Demokrasi di Keluarga

Keluarga ialah tempat pertama kali seseorang belajar. Pelajaran yang didapat dari orang tua, & saudara-saudara yang tinggal serumah. Maka, penerapan budaya demokrasi yang mutlak & pertama juga seharuslahnya dimulai dari keluarga. Sebab dari sinilah individu umumnya bakal terbentuk kualitas-kualitas & karakter pribadi.

Tidak hanya itu, keluarga yang menerapkan budaya demokrasi juga bakal mendapatkan banyak manfaat. Setiap individu yang tumbuh di dalamnya bakal merasa enjoy & tumbuh pula menjadi pribadi kuat di luar keluarga. Dampak dari sikap kekurangan menerapkan persatuan dari perpecahan keluarga tidak bakal dirasakan.

    Setiap anak buah keluarga, bagus yang mudan maupun yang tua memiliki hak yang sama dalam mengeluarkan pendapat. Dengan pola demikian, setiap anak buah keluarga bakal tumbuh percaya diri.

  1. Ditegakkannya prinsip persamaan hak & kewajiban sesuai perannya masing-masing dalam keluarga. Umpama, seorang anak memiliki hak sebagai anak seperti mendapatkan pendidikan & makanan yang layak. Sedangkan kewajibannya belajar dengan bagus & menolong orang tua.
  2. Diberlakukan prinsip keleluasaan yang bertanggung jawab, setiap anak buah leluasa berekspresi & mengeluarkan pendapat degan cara yang bagus & sesuai aturan keluarga. Bertanggung jawab dengan segala lakukanan masing-masing.
  3. Mengutamakan kepentingan keluarga dibandingkan kepentingan pribadi jadi sesama anak buah keluarga tidak terjadi pertengkaran. Semua persoalan diberakhirkan dengan musyawarah.
  4. Saling menghargai pendapat tiap anak buah keluarga & menghargai setiap prestasi yang diraih setiap anggotanya.
  5. Mengadakan musyawarah untuk pemecahan kerja dalam keluarga & segala perpersoalanan yang ada.
  6. Saling bekerja sama antar semua anak buah keluarga untuk segala persoalan & pekerjaan yang ada.

Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan masyarakat

Lingkungan masyarakat ialah lingkungan yang lebih besar daripada keluarga & sekolah degan keragaman yang lebih banyak. Jadi, penerapan budaya demokrasi di lingkungan ini sangat diperlukan, sebagai bagian dari fungsi sosialisasi politik. kemukakan contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan masyarakat:

  1. Saling menghargai pendapat, terutama bagi pendapat ang tidak sama.
  2. Menyelesaikan persoalan yang terjadi dengan mengutamakan kekeluargaan ataupun musyawarah mufakat terlebih dahulu.
  3. Tidak saling membeda-bedakan antar sesama anak buah masyarakat, umpama yang tidak sama suku, agama, ras, kedudukan, & hartanya.
  4. Tidak rutin mementingkan kepentingan diri sendiri alias merasa menang sendiri di setiap peluang.
  5. Mau mentaati semua peraturan & hukum yang berlaku dalam masyarakat
  6. Melibatkan diri dalam memecahkan persoalan dengan cara bersama.
  7. Ikut serta & terlibat dengan kegiatan masyarakat
  8. Mau mengakui prestasi orang lain & mengakui kesalahan yang dibuatnya.

Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan bangsa dan negara

Kemukakan contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan bangsa dan negara:




  1. Taat peraturan lalu lintas
  2. Taat bayar pajak
  3. Menjadi relawan
  4. Ikut wajib militer
  5. Ikut pemilu
  6. Bekerja
  7. Memberi sumbangan bencana

Demikian contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan keluarga, sekolah, & masyarakat. Semua hal yang telah disebutkan terkait dengan penerapan budaya demokrasi hanya fotoan umum, & tetap banyak lagi yang tidak dituliskan.

Baca juga: [Lengkap] Program Kerja 7 Kabinet Demokrasi Liberal Indonesia

Yang pasti, dengan menerapkan budaya demokrasi di semua lingkungan, maka penerapan sistem demokrasi di negara bakal lebih mudah. ini bisa terjadi sebab warga negara & masyarakatnya sudah terbiasa. Selanjutnya, tujuan pembangunan nasional yang terdapat dalam pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945 diinginkan bakal tercapai lebih cepat. Semoga bermanfaat.

Latihan:
1. contoh wujud penerapan budaya demokrasi di lingkungan masyarakat ditunjukkan oleh pernyataan
2. contoh penerapan demokrasi di negara
Loading...

0 Response to "30 Contoh Penerapan Demokrasi di Sekolah, Keluarga, Masyarakat dan Negara"

Posting Komentar

Komentar Sopan Akan di Approve