Konjungsi: Pengertian, 3 Macam Konjungsi, dan Contoh Konjungsi

Loading...
Loading...
Halo sobat, hari ini admin bakal memberikan kalian seluruh materi konjungsi, baik pengertian konjungsi, macam macam konjungsi dan contoh kata hubung konjungsi.
Konjungsi: Pengertian, 3 Macam Konjungsi, dan Contoh Konjungsi

Materi konjungsi yang bakal saya jelaskan disini diantaranya ialah mengenai pengertian, macam-macam, & juga contoh konjungsi. Konjungsi ataupun kata penghubung ini sering sekali anda temui pada beberapa macam teks yang telah anda pelajari selama di sekolah.

Nah apa saja macam macam konjungsi dan apa contoh kata penghubung? Berikut saya berikan materi pendek mengenai definisi kongjungsi dan contoh kata konjungsi.

PENGERTIAN KONJUNGSI

Pengertian Konjungsi (kata penghubung) ialah kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, & antarparagraf. Kata penghubung antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat di awal kalimat (sesudah tanda titik, tanda tanya, & tanda seru), adapun kata penghubung antar paragraf letaknya di awal paragraf.

MACAM MACAM KONJUNGSI

Secara garis besar macam macam konjungsi terbagi 3 macam, diantaranya yaitu konjungsi antar klausa, konjungsi antar kalimat, & konjungsi antar paragraf. Untuk lebih jelasnya mengenai macam-macam konjungsi berikut silahkan simak dibawah ini.

1. Konjungsi antar Klausa

Konjungsi antar klausa terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:
a. Konjungsi koordinatif, 
yaitu konjungsi yang menghubungkan dua klausa ataupun lebih yang mempunyai status konjuksi setara (sintaksis yang sama).
Contoh kalimat konjungsi koordinatif:
  • Atau (menyebutkan pemilihan).
  • Dan (menyebutkan penambahan).
  • Tetapi (menyebutkan perlawanan).
b. Konjungsi subordinatif, 
yaitu konjungsi yang menghubungkan dua klausa ataupun lebih yang mempunyai status konjungsi bertingkat (sintaksis yang berbeda).

Contoh kalimat konjungsi subordinatif:
  • Andaikan, seandainya, andaikata, misalnyanya, sekiranya (menyebutkan pengandaian).
  • Supaya, supaya, biar (menyebutkan tujuan).
  • Apabila, kalau, apabilalau, asal(kan), bila, manakala  (menyebutkan syarat).
  • Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, contohnya, sebagai, laksana (menyebutkan pemiripan).
  • Sebab, sebab, oleh sebab (menyebutkan sebab).
  • Biarpun, meskipun, sekalipun, mesikipun, sungguhpun, kendatipun (menyebutkan konsesif)
  • Hingga, sehingga, hingga(-sampai), maka(nya) (menyebutkan dampak).
  • Bahwa (menyebutkan penjelasan).
  • Sesudah, sesudah, sebelum, sehabis, sejak, berakhir, saat, tatkala, sewaktu, sementara,      sambil, seraya, selagi, selama, hingga, hingga (menyebutkan waktu).
c. Konjungsi korelatif, 
yaitu konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, ataupun klausa & kedua unsur itu mempunyai status konjungsi setara (sintaksis yang sama). Konjungsi korelatif terdiri dari dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata, frasa, ataupun klausa yang dihubungkan.

Contoh kalimat konjungsi Korelatif:
Tidak hanya …, tetapi ( …) juga …
  • Jangankan …, …pun .
  • Bukan hanya …, melainkan …
  • Apa(kah) … ataupun …
  • (Se)demikian (rupa) … sehingga…
  • Bagus … maupun …
  • Entah … entah …

2. Konjungsi antar Kalimat

 Konjungsi Antar kalimat ialah konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain.  Oleh sebab itu, konjungsi ini mengawali satu kalimat yang baru & huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital sebab merupakan awal dari satu kalimat.
Contoh konjungsi antarkalimat:
  • Biarpun demikian/begitu, sekalipun demikian/begitu, sungguhpun demikian/begitu, mesikipun demikian/begitu, meskipun demikian/begitu (menyebutkan kesediaan untuk meperbuat sesuatu).
  • Kemudian, sesudah itu, sesudah itu, selanjutnya, tambahan pula, lagi pula, tidak hanya itu (menyebutkan adanya hal, momen, ataupun keadaan lain di luar hal yang telah dinyatakan sebelumnya).
  • Sebaliknya (menyebutkan kebalikan dari pernyataan sebelumnya).
  • Sesungguhnya, bahwasannya (menyebutkan keadaan yang sebenarnaya).
  • Malahan, bahkan (menyebutkan menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya).
  • Bakal tetapi, tetapi, kecuali itu (menyebutkan permengenaian dengan keadaan sebelumnya).
  • Dengan demikian (menyebutkan konsekuensi).
  • Oleh sebab itu, oleh sebab itu (menyebutkan dampak).
  • Sebelum itu (menyebutkan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya).

3. Konjungsi antar Paragraf

Konjungsi antar paragraf ialah konjungsi (kata penghubung) yang menghubungkan satu paragraf dengan paragraf lainnya. Konjungsi ini bertujuan untuk menjadikan sebuah paragraf unity, coherent, & sistematis. Konjungsi ini biasanya berada di awal paragraf.
Contoh konjungsi antar paragraf:
  • Terlebih lagi ….
  • Disamping …..
  • Tak hanya sebagai …
  • Oleh sebab itu …
  • Berdasarkan …
Baca Juga:
Nah itulah artikel pengertian konjungsi (kata penghubung), macam macam konjungsi dan contoh kalimat konjungsi.

Terima kasih telah membaca artikel konjungsi antarkalimat. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu PR sekolah kamu tentang kalimat konjungsi (kata penghubung).
Loading...

0 Response to "Konjungsi: Pengertian, 3 Macam Konjungsi, dan Contoh Konjungsi"

Post a Comment

Komentar Sopan Akan di Approve