21 Aliran Seni Lukis + Penjelasan dan Contoh Lukisannya

Loading...
Loading...
Macam macam aliran seni lukis, karya seni lukis adalah karya seni rupa terapan dua dimensi yang diciptakan memakai media kertas berupa gambar kartun, karikatur, lukisan cat air, memakai media kain (sering disebut kanvas) berupa lukisan cat minyak ataupun lukisan akrilik, memakai papan (tripleks ataupun dupleks) berupa baliho, memakai kulit binatang berupa lukisan wayang kulit (pada manusia yaitu tato), memakai media besi berupa airbrush pada tubuh mobil & pintu garasi, memakai media plastik berupa airbrush pada bodi sepeda motor, ataupun media tiga dimensi yang mempunyai tekstur halus & kasar seperti lukisan pada keramik, lukisan tugu, & lukisan pada psupaya rumah.
gambar-aliran-seni-lukisan
Aliran lukisan

Nah apa saja macam macam seni lukis? apa saja macam macam aliran seni rupa 2 dimensi untuk seni lukis? OK inilah macam macam aliran seni lukis beserta gambarnya:

Macam Macam Aliran Lukisan

Teknik yang menunjang dalam berkarya seni lukis antara lain memakai arsir maupun nuansa & gelap terang untuk karya hitam putih pada media kertas dengan alat pensil & arang, plakat & transparan pada media kain dengan alat cat air, cat akrilik, & cat poster, serta gradasi ataupun perpindahan warna pada media besi dengan cat air, cat poster, cat akrilik, ataupun pada media kanvass dengan cat minyak.

Gagasan ataupun ide berkarya gambar seni lukis bisa digali dari mengeksplorasi objek benda ataupun momen & aktivitas mahluk hidup beserta alam kurang lebihnya.

Gagasan seni lukis bagi seniman bisa menghasilkan sebuah gaya lukisan yang membedakan antara satu seniman & seniman lainnya. Seni lukis mempunyai beragam ajaran yang terus terus berkembang.

Beberapa gaya seni lukis mancanegara yang dikembangkan & disesuaikan oleh para seniman Indonesia, macam macam lukisan beserta penjelasannya antara lain ialah sebagai berikut.

Aliran Gaya Seni Rupa


1. Lukisan Posmodern/Kontemporer

Aliran Pos modern kontemporer memberikan ruang gerak yang lebih luas tehadap tumbuhnya kebudayaan bangsa-bangsa yang bervariasi. Beberapa ciri posmodern antara lain memperjuangkan pluralisme gaya, sejarah, & tradisi dihidupkan kembali, ornamen & dekorasi dianggap penting, kontradiksi, & tidak mengedepankan fungsi. Posmodern tampak dari maraknya bangunan-bangunan aneh yang menggabungkan corak antara tradisional & modern.

Berikut contoh lukisan Posmoderen/Kontemporer
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Posmodern/Kontemporer

2. Lukisan Naturalisme

Naturalisme hampir sama dengan realisme. Penangkapan objek oleh seniman menjadi dasar pengembangan ide berkarya & berekspresi. Pada gaya ini seniman lebih meringkus kondisi alamiah dari sebuah objek lukisan. Sebagai contoh warna daun yang biasanya hijau tua bakal mendapat tidak banyak polesan dari tangan seniman menjadi hijau tidak banyak kekuningan ataupun hijau kehitam-hitaman. Dengan gagasan memperoleh efek suasana yang tidak sama, warna putih yang tipis-tipis untuk meningkatkan efek kabut di pagi hari. Pada gaya naturalisme kemiripan lukisan dengan objek gambar tetap menjadi pedoman ide penciptaan meskipun emosi seniman telah dilibatkan.

Berikut contoh lukisan Naturalisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Naturalisme

3. Lukisan Ekspresionisme

Pada Aliran ekspresionisme gagasan dari seorang seniman menjadi tumpuan dasar penciptaan objek. Salah satu ciri pokok dari ajaran ekspresionisme ialah emosi jiwa yang menggebu-gebu dalam jiwa seniman. Gagasan seniman biasanya dituangkan pada media lukis dengan tekanan-tekanan ujung kuas yang kuat, warna yang sesuai dengan kondisi keinginan seniman ketika itu. Objek yang ditangkap kadang tidak mirip dengan karya seniman sebab dalam proses pembuatannya kondisi perasaan seniman ang berubah mengikuti jalan pikiran.

Berikut contoh lukisan Ekspresionisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Ekspresionisme

4. Lukisan Impresionisme

Aliran Impresionisme merupakan gaya melukis dengan lebih menekankan pada efek cahaya yang mengenai objek lukisan. Dengan kata lain, ajaran impresionisme berusaha menciptakan kesan dengan kontras warna untuk mengerahkan mata penikmat seni. Menikamati karya impresionisme haruslah diikuti dengan kepekaan rasa kepada suasana-suasana yang ada pada alam. Kesan cahaya yang didampakkan oleh sinar matahari, sinar bulan, ataupun sinar lampu ialah cara menggali & mengadaptasi gagasan dalam diri seniman.

Berikut contoh lukisan Impresionisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Impresionisme

5. Lukisan Surealisme

Aliran Surealisme mendapat perhatian besar bagi seniman yang bahagia mengungkapkan hal-hal yang tidak nyata dalam alam semesta. Imajinasi, mimpi, perspektif masa sesudah kematian, & figur ataupun tokoh alam khayal yang mempunyai kekuatan besar menjadi sumber gagasan dalam mewujudkan karya surealisme. Apabila anda analogikan, karya surealisme merupakan lukisan yang menggambarkan suasana animisme & dinamisme. Seniman kadang berperan sebagai pencipta figur ataupun kondisi khayal baru yang berusaha menawarkan gagasan tersebut supaya bisa diterima oleh orang lain ataupun khalayak umum.

Berikut contoh lukisan Surealisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Surealisme

6. Lukisan Abstraksionisme

Aliran Abstrakisme merupakan ajaran seni lukis yang merupakan pengungkapan kondisi kejiwaan & mental seniman pada ketika & kondisi yang diharapkan tanpa melihat wujud & isi karya. Gagasan dalam gaya abstrakisme ialah luapan emosi yang memakai penekanan ujung kuas bervariatif, bagus arah maupun warna goresannya. Ide yang timbul murni dari aspek pandang seniman kepada kondisi & suasana perasaan dengan nuansa warna & arah goresan.

Berikut contoh lukisan Abstraksionisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Abstraksionisme

7. Lukisan Romantisme

Ide penciptaan dalam Aliran romantisme ialah kejadian yang dramatis, objek yang bisa ditangkap mewakilkan suasana yang haru, damai, & hebat simpati penikmat seni.

Berikut contoh lukisan Romantisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Romantisme

8. Lukisan Dadaisme

Ide penciptaan dalam karya Aliran dadaime merupakan pemberontakan kepada aliran-aliran seni lukis sebelumnya. Gagasan berkarya timbul sebagai dampak dari membebaskan diri dari hukum-hukum seni yang berlaku. Keleluasaan berpikir seniman menjadi tujuan pencipataan karya.

Berikut contoh lukisan Dadaisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Dadaisme

9. Lukisan Kubisme

Ide penciptaan karya dalam Aliran kubisme dari penyederhanaan bentuk-bentuk alam dengan cara geometris ataupun berbentuk kubus. Objek alam kebendaan & mahluk hidup dianggapankan ke dalam bentuk yang terkotak-kotak.

Berikut contoh lukisan kubisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Kubisme

10. Lukisan Futurisme

Aliran futurisme adalah tema lukisan mengenai kesibukan manusia menjadi ide penciptaan karya futurisme. Gaya futurisme menggambarkan garis-garis dinamis yang penuh gerak.

Berikut contoh lukisan Futurisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Futurisme

11. Lukisan Fauvisme

Aliran Fauvisme merupakan ajaran yang menghargai ekspresi dalam meringkus suasana yang hendak dilukis. Harmoni warna tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru bakal lebih memperhatikan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut. Ajaran ini menekankan pada pemakaian garis kontur yang tegas & berusaha mengembalikan warna pada peranannya yang utama (tidak haruslah sesuai kenyataan). Dasarnya ialah hobi melukis apa saja tanpa memikirkan isi & maknanya.

Berikut contoh lukisan Fauvisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Fauvisme

12. Lukisan Pop Art

Aliran Pop art merupakan perkembangan seni yang dipengaruhi oleh transformasi adat terkenal yang terjadi di masyarakat. Adat materialisme & komersial pada metropolis, contohnya gambargrafi, film, model/tampilan, ataupun iklan tokoh idola, merupakan sumber inspirasi yang memotivasi gerakan ini. Pop art sering memakai media campuran dalam karyanya, umpama lukisan dengan gaya gambar, beberapa kombinasi antar lukisan, ukiran, ataupun patung kayu, logam, plastik, gibs, rongsokan, & bahan lainnya.

Berikut contoh lukisan Pop art
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Pop art

13. Lukisan Realisme

Aliran Realisme merupakan gaya ataupun ajaran seni lukis yang dihasilkan dari penciptaan ide berkarya dalam meringkus objek kebendaan ataupun mahluk hidup serta aktivitasnya dengan merekam yang dilihat oleh mata seniman. Gagasan yang timbul dari melihat, menghayati, & mencari detail objek menjadi dasar penciptaan karya. Mata seniman hanya hanya bertujuan sebagai alat perekam (kamera) yang lalu diteruskan mengolah warna, tekstur & keindahan memakai alat yang sesuai. Dalam hal ini emosi seniman tidak bisa dilibatkan dengan cara utuh, gagasan seniman hanya dipakai untuk memperoleh kemiripan hasil lukisan kepada objek.

Berikut contoh lukisan Realisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Realisme

14. Lukisan Pointilisme

Aliran Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik.

Berikut contoh lukisan Pointilisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Pointilisme

15. Lukisan Klasikisme


Aliran Klasikisme adalah aliran seni lukis menggambarkan gambar secara klasik, mempunyai karakter dan ciri tersendiri. Aliran klasikisme banyak ditemukan di daerah eropa terumata Romawi dan Yunani.

Berikut contoh lukisan Klasikisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Klasikisme

16. Lukisan Konstruktivisme


Aliran Konstruktivisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan seni bangunan.

Berikut contoh lukisan Konstruktivisme
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Konstruktivisme

17. Lukisan Optik


Aliran Optik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek visual yang dapat menipu mata membuat kepala pusing.

Berikut contoh lukisan optik
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Optik

18. Lukisan Primitif


Aliran Primitif merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan objek seperti lukisan zaman-zaman purbakala di goa.


Berikut contoh lukisan Primitif
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Primitif

19. Lukisan Pittura Metafisica

Aliran Pittura metafisica merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan ditambah dengan metafisica. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik.

Berikut contoh lukisan Metafisica
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Metafisica

20. Lukisan Gotik

Aliran Gotik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan bentuk ramping dan garis tebal serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna yang dipilih.

Berikut contoh lukisan Gotik
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran Gotik

21. Lukisan Aliran Seni Lukis Karya Diri Sendiri

Buat apa mempelajari ilmu seni lukis, kalau hanya meniru hasil lukisan orang lain? kita manusia yang sama seperti mereka yang membuat lukisan juga. Mari kita buat juga aliran karya seni buatan kita sendiri, sehingga dunia mengakuinya!

Berikut contoh lukisan keren buatan tangan anda sendiri di masa depan!
gambar-aliran-seni-lukisan
Gambar aliran namamu

Baca Juga:
Nah itulah artikel aliran dalam seni lukis yang jumlahnya sebanyak 21 aliran seni lukis. Semoga PR seni rupa kamu dapat selesai dengan melihat berbagai contoh contoh seni lukis diatas.

Terima kasih telah membaca artikel aliran seni lukisan beserta penjelasannya dan contoh aliran dalam seni lukis.
Loading...

0 Response to "21 Aliran Seni Lukis + Penjelasan dan Contoh Lukisannya"

Post a Comment

Komentar Sopan Akan di Approve