Ingin Tahu Kematian Matahari? Beginilah Proses Kematiannya..!

Faktakah.com - Kematian matahari dalam Al-Qur’an sebetulnya sudah tertulis jelas bahkan jauh sebelum para peneliti & ilmuwan mengenal fakta bahwa sebuah bintang bernama matahari yang menjadi pusat dari tata surya kita akan mati total. Matahari yang mengalami kematian akan meninggalkan semuanya dalam keadaan gelap & dingin hingga mendatangkan kehancuran besar-besaran pada tata surya kita ini. Namun nyatanya dari orang Islam sendiri banyak yang tidak mengenal hal ini, jadi kita lebih baik mengulasnya dengan cara lebih lengkap.

Misteri Kematian Matahari Dalam Al-Qur’an

Prediksi kematian matahari sebagai pusat tata surya ialah hal yang pasti. Hal ini dikarenakan matahari adalah bintang, & contohnya bintang-bintang lain mereka mempunyai masa hidup masing-masing. Matahari saat ini ada pada tingkat 4 dalam masa hidup matahari dimana ia sedang dalam kondisi diam tidak membesar & bersinar, ataupun biasa disebut Main Sequence Star. Sebuah bintang biasanya akan ada pada bentuk ini selama kira-kira 10 miliar tahun, ataupun selama volume hidrogen yang dimiliki matahari tetap dan belum menjadi helium.

Awal kematian matahari terlebih dahulu matahari akan menjadi hidrogen dan berubah menjadi helium kurang lebih 10 miliar tahun lebih, proses kematian matahari baru berlanjut dimana helium tadi mulai kembali membengkak, jadi di dalam cangkang dari bintang tersebut  mulai terjadi banyak reaksi. Inti dari bintang tadi lumayan panas jadi helium dapat menggabung & berubah menjadi karbon, lalu bagian luarnya mulai kembali mengembang & mendingin, juga mengeluarkan cahaya yang tidak lagi seterang sebelumnya. Nama bintang dalam fase ini ialah Raksasa Merah.

Menjelang kematian matahari dan menjadi raksasa merah, helium pada inti dari bintang akan habis sehabisnya & lapisan luar bintang tadi mulai menyebar hingga membuat sebuah cangkang yang disebut Planetary Nebula, bentuknya mirip contohnya setangkai mawar. Inti dari bintang tersebut berubah menjadi Kecil Putih sebelum akhirnya mendingin & redup, & saat berhenti bersinar sama sekali maka akan menjadi Kecil Hitam. 


Surat Dalam Al-Qur'an yang Membahas Tentang Kematian Matahari

Banyak orang yang tidak mengenal bahwa terbukti Al-Qur’an juga pernah membahas bahwa matahari tidak akan hidup selamanya. Misteri kematian matahari dalam al quran tertulis pada surat Yasin di ayat ke-38 yang pengertian pada ayat tersebut ialah matahari akan tiba saatnya dimana ia akan beristirahat, & hal tersebut ialah keputusan yang dibuat oleh Allah SWT yang terbukti maha kuasa, maha besar & maha mengenal segala sesuatu yang terjadi di alam semesta yang diciptakan sendiri olehNya tanpa bantuan.

Dalam ayat tersebut  terdapat kata “limustaqarrin” yang artinya dapat merujuk terhadap sebuah tempat ataupun waktu tertentu. Ada juga kata “tajrii” yang artinya dapat diterjemahkan sebagai kejadian, bergerak, mengalir, hingga bertindak cepat. Mungkin pengertian dari ayat tersebut ialah Matahari akan terus bergerak, hingga saat dimana ia haruslah berhenti. Perhentian matahari ini juga ada pada Al-Qur’an pada surat at-Takwir ayat 1 yang pengertiannya ialah: saat matahari lalu dipadatkan di tempat gelap.

Seiring dengan perkembangan umur dari matahari, temperatur yang ada pada permukaannya juga akan terus panas, belum lagi ukurannya yang membesar saat menjadi raksasa merah dapat menghancurkan bumi terlebih dahulu. Hal ini baru diketahui oleh orang-orang yang berkutat dalam sains padahal sebetulnya sudah dijelaskan tentang misteri kematian matahari dalam Al-Qur’an.

0 Response to "Ingin Tahu Kematian Matahari? Beginilah Proses Kematiannya..!"

Post a Comment