Waspada, Bahaya "Kantong Kresek" Bagi Kesehatan

Faktakah.com - Ini bahaya memakai kantong kresek untuk wadah makanan ialah judul postingan yang bakal mengupas dengan cara lengkap bahasan seputar kantong plastik ataupun kresek yang sering dipakai sebagai pembungkus makanan dan wadah minuman dingin maupun panas. Ketika membeli makanan biasanya pembungkus yang dipakai oleh penjual ataupun pelayan toko ialah kantong kresek.

Kantong kresek yang dipakai bisa berwarna hitam, putih, biru atau merah. Kepraktisan dan biayanya yang terjangkau dianggap sebagai opsi untuk wadah makanan. Untuk barang yang bukan tipe makanan, kantong kresek tidak menjadi persoalan, yang berbahaya justru apabila dipakai sebagai wadah makanan.

Kantong kresek dibuat dari bahan ataupun limbah yang diproses dan didaur ulang. Bahannya bisa diperoleh dari mana pun. Banyak industri pengolahan plastik yang mengolah produknya dari limbah ataupun sampah daur ulang dari bahan leluasa tanpa seleksi standar. Apakah itu limbah logam, bahan pestisida, zat kimia ataupun yang lain? Berikut ini bahaya memakai kantong kresek untuk wadah makanan.

Waspada, Bahaya "Kantong Kresek" Bagi Kesehatan

Bahaya Kantong Kresek untuk Wadah Makanan

Di dalam kantong kresek tersedia bahan ataupun zat kimia yang berbahaya apabila tercampur dan menempel pada makanan. Pada makanan dan minuman yang tetap panas hangat mudah sekali kandungan zat dalam plastik berpindah pada makanan dan minuman tersebut.

Kantong kresek ialah plastik dari bahan daur ulang yang tidak diketahui asal muasal bahannya. Biasanya para produsen plastik tidak peduli dengan bahan yang dipakai, asal bisa dibuat plastik maka bahan itu yang dipakai. Bahan yang ada di dalamnya sangat sangat diragukan kehigienisannya.

Apabila bahan dari kantong kresek tercampur dengan makanan dan dikonsumsi maka resiko kesehatan contohnya terkontaminasi zat-zat kimia yang berbahaya, memicu penyakit kanker, gangguan ginjal, gangguan sistem syaraf, gangguan sistem endokrin, pembengkakan liver, hepatitis, dan penyakit-penyakit lainnya bakal menghinggapi tubuh. Bahaya kesehatannya sangat mematikan dalam jangka panjang.

Bahaya kantong kresek bagi kesehatan banyak mengandung kandungan bahan zat adiktif, dioksidan, dan zat beracun dalam kantong kresek bisa merusak sistem dan organ badan apabila terjadi penumpukan ataupun akumulasi zat tersebut. Zat-zat tersebut juga bisa memicu munculnya sel-sel kanker dan penyakit lainnya. Apabila plastik kresek tersebut dibakar dan terhirup maka bakal menyebabkan gangguan pernafasan dan gangguna penyakit. Bahkan bisa menurunkan sistem imunitas (kekebalan tubuh).

Pemerintah sebetulnya sudah melarang pemakaian kantong kresek untuk wadah ataupun pembungkus makanan. Bagi lingkungan, kantong kresek dikenal tidak ramah sebab susah terurai oleh unsur tanah. Sering kita melihat sampah-sampah plastik (kantong kresek hitam) yang bertebaran di tempat sampah ataupun tanah yang tetap utuh meskipun sobek.

Sebagai info tambahan untuk postingan dengan judul "ini bahaya memakai kantong kresek untuk wadah makanan" berikut bakal diulas juga jenis-jenis bahan plastik yang biasa dipakai sebagai kemasan makanan dan minuman.

Jenis Bahan Plastik untuk Kemasan Makanan dan Minuman

Pertama, plastik tipe high density polyethylene (HDPE). Plastik ini sering dipakai sebagai bahan pembuatan botol jus, susu, galon, dan sebagainya. Plastik ini sangat aman apabila dipakai dan awet dan sanggup mencegah munculnya reaksi kimia.

Kedua, low density polyethylene (LDPE). Biasa dipakai sebagai tempat makanan dan botol yang lembut (lembek). Tetap aman dipakai sebagai pembungkus makanan sebab bahan di dalamnya sukar memunculkan reaksi kimia jika bersentuhan dengan makanan.

Ketiga, polyvinyl chloride (PVC). Plastik berbahan ini susah didaur ulang. Bahannya lumayan kuat dan awet. Biasanya dipakai sebagai bahan untuk pelapis luar kabel, pipa, dan botol. Tetapi bahan ini apabila dipakai sebagai bahan kantong kresek sangat berbahaya apabila terkena ataupun tentang makanan yang berminyak ataupun makanan panas. Bisa memunculkan gangguan pada hati dan ginjal.

Keempat, polyethylene terephalate. Sering dipakai untuk minuman dan kemasannya biasa berwarna jernih dan transparan. Dipakai sebagai botol minuman. Plastik kemasan ini hanya baik apabila dipakai sekali saja. Tidak dianjurkan memakainya terlalu sering sebab polimer yang melapisinya bisa mengeluarkan zat seperti karsinogenik yang bisa memicu kanker. Lapisan polimer nya juga mudah meleleh jika kena panas.

Kelima, polystyrene. Bahan ini sering dipakai sebagai tempat minum, tempat kaset, tempat makan, dan tempat telur. Sifat bahan ini hanya sekali pakai. Apabila dipakai sebagai pembungkus makanan panas ataupun berminyak bisa memunculkan bahaya pada sistem reproduksi dan sistem syaraf.

Keenam, plypropylene. Nah, bahan plastik tipe ini sangat tepat sebagai kemasan makanan ataupun minuman. Susah terjadi reaksi kimia di dalamnya apabila bercampur ataupun ditempatkan makanan ataupun minuman apa pun. Bahan ini bisa dipakai sebagai botol minum bayi, tempat obat, dan lain-lain.

Nah, ulasan di atas sudah menyapa bahaya kantong plastik kresek. Sebaiknya hindari memakai kantong kresek sebagai wadah makanan. Apabila tidak ingin repot, gunakan wadah aman yang dibawa dari rumah. Wajib selektif pula dalam memakai pembungkus makanan.

Sekian ulasan postingan bahaya kantong plastik kresek bagi kesehatan. Maka jagalah kesehatanmu dengan hal-hal kecil seperti menghindari bahaya kantong kresek hitam dan lebih baik memakai kantong kresek yang putih/transparant.

0 Response to "Waspada, Bahaya "Kantong Kresek" Bagi Kesehatan"

Post a Comment