TRAGIS! 12 Kisah Kematian Konyol Karena Main Game

Faktakah.com - Kisah kematian terbodoh karena main game yakni menyangkut dengan game maka menyebabkan kematian dengan cara tak wajar pada beberapa orang di dunia. Untuk saat ini, kisah kematian terbodoh karena main game kerap kali dianggap sepele oleh para gamer, maka sekian banyak risiko yang bisa saja terjadi pada para pemain game jarang dipikirkan oleh para gamer. untuk Kamu yang senang untuk memainkan permainan virtual, banyak pengalaman berikut ini di inginkan bisa jadi motivasi untuk Kamu supaya tidak kehilangan akal sehat meskipun Kamu sedang menggemari salah satu tipe game tertentu.

TRAGIS! 12 Kisah Kematian Konyol Karena Main Game

Kematian Konyol Karena Game Online

#1. Lompat Dari Gedung Lantai 24 Menemui Tokoh Game Di Alam Baka 

Kisah ini berlangsung di China, dan menimpa seseorang anak berusia 13 thn bernama Xiao Yi. Sebenarnya tidak ada yang menyangka bahwa Xiao Yi dapat meninggal secara yang amat sangat tragis. Dia melompat dari apartemennya yang terletak di lantai 24. Tetapi tidak ada yang menduga bahwa alasannya lakukan bunuh diri yaitu sebab Xiao Yi mau menemui banyak tokoh dalam game di alam baka.

Dalam suatu surat yang dia tinggalkan sebelum dia memutuskan untuk bunuh diri, dia pernah menuliskan bahwa beliau sudah menciptakan janji dengan temannya yang pun ialah tokoh dalam game yang kerap dirinya mainkan. Dia pula bicara bahwa mereka sudah mengatur sebuah janji di alam baka, maka Xiao Yi mesti jalankan bunuh diri cuma demi menemui tokoh dalam game tersebut. Xiao Yi sendiri tidak sempat menyampaikan apapun pada orang tuanya tentang obsesinya pada tentang banyak tokoh dalam game tersebut. Sampai di siang hari dia ditemukan tewas lantaran melompat dari lantai 24 gedung apartemen yang biasa jadi tempat tinggalnya.

Sewaktu ini, Xiao Yi memang lah didapati amat sangat menyukai memainkan game World of Warcraft. Tetapi, orang tua Xiao Yi tidak sempat menyangka bahwa putra mereka teramat terobsesi dengan sekian banyak tokoh dalam game tersebut maka hasilnya dia tidak bisa lagi unuk membedakan antara dunia nyata dan dunia khayalan dalam game tersebut. Lantaran ketidakmampuannya untuk membedakan antara fantasi dan bukti inilah, Xiao Yi melakukan  bunuh diri dan hasilnya tewas dengan cara sia-sia, sebab terlampaui terobsesi dengan dunia game yang beliau gandrungi.

#2. Menembak Diri Sendiri Sebab Main Game Online 

Kisah kematian akibat game kecanduan game online lain yang pantas jadi pelajaran bagi Kamu yakni kisah menyangkut seseorang pemuda berumur 21 thn yang bernama Shown Wolley. Sebelumnya dia baik-baik saja dimata beberapa orang sekitarnya saat Shawn yang sudah dianggap lumayan dewasa tersebut senang memainkan suatu game online yang bernama Everquest. Sampai di suatu siang, ibunya menemukan beliau sudah bunuh diri pas di depan monitor komputernya dengan kiat menembak dia sendiri. Ibunya pernah menemukan suatu surat singkat yang mengemukakan bahwa Shawn memang lah amat tertarik, bahkan termasuk juga terobsesi dengan game yang dirinya mainkan. Tapi dalam pesan tersebut, tidak ditemukan apa yang sesungguhnya jadi pendorong terkuat Shawn sampai melaksanakan bunuh diri secara menembak ia sendiri.

Menurut sekian banyak psikolog, aspek yang menimpa Shawn berlangsung lantaran dia masuk terlampaui dalam ke cerita yang ada dalam game yang dirinya mainkan tersebut. Maka hasilnya jika saat dirinya merasa ada kekecewaan yang mendalam karena game tersebut, hasilnya dia memutuskan untuk melakukan bunuh diri dikarenakan tidak bisa menanggung beban yang ada kepada dia. Ditambah saat seorang tidak akan membedakan antara dunia fantasi yang ada terhadap game tertentu dengan realita yang mesti dia hadapi maka hasilnya seseorang tidak sadar apa yang dirinya melaksanakan dengan dia sendiri.

#3. Pembunuhan Polisi terinspirasi GTA

Ada keraguan kecil terhadap kelakuan Devin Moore yang menghabisi polisi lalu mencuri sebuah cruiser polisi kalau yang ia lakukan terinspirasi oleh serial game ultrakeras Grand Theft Auto. Moore mengambil senjata dari seorang perwira, menembak tiga perwira lainnya, dan kabur dari pos polisi dalam sebuah cruiser polisi. Moore terobsesi dengan serial video game GTA dan, setelah ditangkap ia bilang ke polisi ‘Hidup layaknya video game. Suatu waktu kau mesti mati’

#4. Balita dipukuli sampai mati oleh kontroller game

Darisabel Baez, putri 2 tahun dari Neida E. Baez (19 tahun), dipukuli sampai mati dengan sebuah kontroller game oleh pacar Neida, Harve L. Johnson, April 2008. Anehnya, si anak dibawa ke ibunya tidak sadarkan diri dan basah kuyup karena si pacar mencoba untuk membuatnya sadar di kamar mandi. Si Pacar menolak untuk menjelaskan motifnya pada polisi.


#5. Daniel Petric membunuh ibunya dikarenakan Halo 3

Setelah ayah-ibunya merebut kaset Halo 3 darinya, Daniel Petric yang berusia 17 tahun membuka brankas dimana kaset itu berada. Di brankas itu juga terdapat pistol 9mm. Dia lalu mengambil game beserta pistolnya lalu menuju ruangan dimana orangtuanya berada, meminta mereka berdua untuk menutup mata karena Daniel punya kejutan untuk mereka, lalu menembak kepala ayah-ibunya. Sang Ayah selamat dengan luka kritis, namun ibunya meninggal seketika.

#6. Seorang Pria membunuh balita dikarenakan Xbox rusak

Tyrone Spellman, 27, bermain lama dengan Xboxnya. Ketika putrinya yang berusia 17 bulan menarik beberapa kabel dan membalikkan Xboxnya ke tanah, jadi rusak, Tyrone menjadi benar-benar murka. Tyrone menghantam putrinya dengan kekuatan yang ‘meretakkan tengkorak beberapa kali’ Otopsi juga mengungkapkan sebuah lengan yang patah yang tidak diketahui oleh pekerja sosial 2 minggu sebelumnya.

#7. Anak 13 tahun membunuh Wanita demi Uang Berlangganan

Di 2007, seorang bocah 13 tahun bernama Dinh The Dan membunuh seorang wanita 81 tahun dan mencuri uangnya demi mendanai ketagihannya akan game online. Polisi Vietnam melaporkan kalau Dan mengikat si nenek dengan tambang, lalu menguburkannya dalam tumpukan pasir di depan rumahnya. Dikarenakan usianya, dia tidak dikirim ke penjara, namun ke kamp pendidikan ulang dimana dia akan dibebaskan jika berkelakuan baik.

#8. Anak 13 tahun bunuh diri gara-gara World of Warcraft

Xiao Yi berumur 13 ketika dia melompat dari gedung berlantai 24. Pesan yang Dia tinggalkan untuk orangtuanya ditulis dari sudut pandang karakter yang dimainkannya. Lebih jauh, isi pesannya menjelaskan keinginan Xiao Yi untuk bertemu tiga teman gamenya di alam baka. Orangtuanya pernah bertanya padanya soal kecanduannya. Xiao Yi menjawab kalau ia ‘sudah teracuni oleh games dan tidak bisa lagi mengendalikan dirinya’.

#9. Bunuh Diri gara2 Everquest

Kisah ini masih diperdebatkan, Namun faktanya adalah Shawn Wolley yang berusia 21 tahun bermain berjam-jam game online Everquest sebelum menembak dirinya sendiri sampai mati di depan komputernya. Ibunya menemukannya dengan pesan berhubungan game yang bertebaran di kamarnya, namun tidk ada satupun yang menjadi bukti tertentu dari motivasinya.

#10. Pembalasan Membunuh untuk Pedang Virtual

Qiu Chingwei meminjamkan Dragon Sabrenya dalam game online ‘Legend’ kepada temannya Zhu Caoyuan. Zhu adalah seorang keparat mujur yang lalu menjual pedang itu seharga $675. Chingwei, seorang yang lebih keparat namun kurang mujur, menikam kawannya dengan pisau sungguhan, membunuh Zhu. Chingwei saat ini menjalani hukuman seumur hidup yang bisa dikurangi menjadi 15 tahun jika berkelakuan baik.


#11. Seorang 18 tahun Tewas oleh sebuah Arcade

Peter Burkowski adalah seorang pelajar ‘A’ (cerdas) berumur 18 tahun yang mampir bermain Arcade Sabtu jam 8.30 PM. Dia mencetak skor tinggi di mesin Berzerk, meninggalkannya untuk melihat game lain, segera setelah mendapatkan tempat, roboh karena serangan jantung. Otopsi mengungkapkan sobekan di jaringan tisu Otot Peter yang secara efektif menjadikannya sebuah ‘bom waktu berdetak’ yang dimulai oleh video game yang mengakibatkan meningkatnya tekanan darah dan detak jantung secara dramatis.

#12. Lee Seung Seop Tewas oleh Starcraft (2005)

Starcraft adalah permainan multiplayer online di mana Anda memberi perintah pada legiun prajurit dan terjun ke dalam pertempuran dengan pasukan prajurit lain yang dikendalikan oleh orang lain. Itu sangat populer sehingga para gamer profesional (ya, mereka benar-benar ada) bisa menghasilkan sebesar $ 100.000 per tahun bermain permainan ini. Ini permainan yang sangat bikin kecanduan dan, ketika orang yang diidentifikasi hanya sebagai ‘Lee’ sampai mati, pihak berwenang mengatakan bahwa itu karena ‘gagal jantung yang berasal dari kelelahan.’

Memainkan suatu game sampai melupakan akal sehat pasti mesti dihindari oleh siapapun yang suka memainkan permainan tersebut. Bahkan umur juga tidak jadi jaminan bahwa seorang mampu membedakan antara realita dan serta khayalan yang dipunyai anak. Dari sekian banyak kisah tersebut, sehingga akan disarankan terhadap para orangtua yang mempunyai anak yang senang memainkan game untuk jadi pengawas pula tak membiarkan anak terlampaui terobsesi dengan game yang mereka mainkan.

Bahkan, terdapat pun pengalaman anak keeil yang membunuh seseorang ibu-ibu sebab dirinya menirukan adegan yang terdapat terhadap suatu game yang beliau mainkan. Sekian Banyak permainan bisa menciptakan seseorang anak kehilangan akal sehat dikarenakan dia yang terlampaui dalam masuk ke dalam narasi game tersebut sampai dia kehilangan akala sehat yang membedakan antara dunia khayalan dan dunia nyata.

Makin banyak anak yang menggemari suatu permainan, sehingga dapat makin besar serta barangkali akan terobsesi pada sebuah permainan. Untuk menghindari pengalaman tidak baik tersebut berlangsung di sekitar Kamu, sehingga Kamu butuh jadi peka pada anak-anak yang suka memainkan game agar mereka yang tidak larut malam. Sekian Banyak kisah kematian terbodoh lantaran main-main game tersebut diinginkan akan jadi pelajaran bagi siapapun yang suka memainkan game.

Sekianlah kematian terbodoh dan konyol akibat ulah main game. Jika anda seorang gamer jangan lupa comment ya di Faktakah.com

0 Response to "TRAGIS! 12 Kisah Kematian Konyol Karena Main Game"

Post a Comment