Mengungkap Misteri Keberadaan BigFoot, Monster Berkaki Besar

Faktakah.com - Mengungkap keberadaan makhluk misterius bigfoot - di jaman yang modern ini dengan kebenarannya sangat minim diketahui orang banyak. Makhluk bigfoot tidak akan ada ditemukan di kota-kota besar, melainkan ada di hutan-hutan rimba.

Makhluk bigfoot ini mempunyai banyak keistimewaan dan mulai sejak dibahas dengan cara intens sesudah banyak fakta kenampakannya di banyak daerah. Walaupun begitu, untuk mengungkap keberadaan makhluk misterius bigfoot sampai saat ini masihlah jadi perdebatan di dunia ilmuwan. Nah, bagi kamu sobat penggemar Faktakah.com yang mau mengetahui lebih tidak sedikit mengenai asal usul makhluk bigfoot dan fakta mengenainya, kamu akan menyimak kabar berikut ini.

Baca Juga : Misteri sosok naga yang bersembunyi di gunung

Mengungkap Misteri Keberadaan BigFoot, Monster Berkaki Besar
Ilstrasi Gambar BigFoot

Asal Usul Bigfoot 

Istilah bigfoot adalah perdana kali muncul di benua Amerika, khususnya di wilayah Amerika Utara. Istilah ini mengacu ke sesosok makhluk yang diyakini masyarakat kurang lebih tinggal di kawasan hutan di Barat Daya Pasifik, Amerika Utara.

Makhluk bigfoot asli mempunyai ciri-ciri yang sedikit mirip dengan grup gorilla dengan jenis tinggi tubuh sanggup mencapai 2-3m dan berat tubuh yang berkisar antara 200-250kg. Ciri lain yang dipunyai oleh makhluk bigfoot yaitu bermata besar, mempunyai tulang alis yang menonjol, wujud tulang ubun-ubun yang menyerupai gorilla jantan dengan tonjolan jambul mengerucut. Di banyak kawasan di hutan Amerika Utara, bigfoot asli nampak yang merupakan makhluk berbulu lebat berwarna kecoklatan atau merah sepuh dan terkadang meninggalkan aroma busuk di tempat yang dilaluinya.

Makhluk ini dinamakan sebagai hewan omnivora dengan kekuatan untuk berburu mangsa di tengah malam hari (nokturnal). Makhluk yang satu ini dikategorikan juga sebagai makhluk bigfoot (berkaki besar) dikarenakan dalam tiap-tiap kemunculannya yang disaksikan oleh warga sekitar, makhluk ini meninggalkan jejak kaki yang berukuran jauh lebih besar daripada ukuran jejak kaki manusia normal. Jejak yang terukur bakal mempunyai ukuran panjang sampai 70cm dan lebar sampai 20cm. Jejak dua kaki dari bigfoot terkadang mempunyai jejak 3 sampai 6 jari kaki.

Baca Juga : Kebenaran bahwa manusia berdampingan hidup dengan dinosaurus

Kategori Makhluk Bigfoot 

Ada banyak kategori makhluk spesies monyet dan pertimbangan para ilmuwan untuk mengungkap keberadaan makhluk misterius bigfoot. Type makhluk tersebut diyakini Yeti, Yeren dan Yowie. Ke-3 tipe spesies itu mendiami wilayah tertentu di benua Asia, Amerika, dan Australia. Ketiganya yaitu makhluk kriptid dari sub ras hominoid yang diakui sebagai bentuk keramat dan suci dari makhluk bigfoot.

#1. Yeti
Makhluk bigfoot yang satu ini diakui tingggal di kawasan pegunungan Himalaya Tibet. Warga Nepal ada yang menyebutnya yang merupakan “iblis Kanchajunga.” Lantaran ada masyarakat lebih kurang yang sempat menyaksikan sosok makhluk mirip primata berukuran agung dengan bulu berwarna seputih salju di wilayah gunung Kanchajunga dan meninggalkan jejak kaki berukuran sampai 60cm.

#2. Yeren 
Makhluk bigfoot yang satu ini diakui tinggal di kawasan pegunungan di Propinsi Hubei, Tiongkok. Warga kira kira meyakini bahwa makhluk tersebut amat sangat pemalu dan yakni jelmaan mahkluk gaib hutan sebangsa “orger.” Tapi sebaliknya, para ilmuwan di daerah tersebut meyakini bahwa yeren yakni spesies baru dengan nenek moyang atau garis ancestornya sama dengan orang utan. Menurut warga sekitar, yeren digambarkan juga sebagai makhluk berkaki agung dengan tinggi yang mencapai 2,3m dan berbulu warna merah.

#3. Yowie 
Makhluk bigfoot yang disebut yowie ini dianggap ialah makhluk suci dan keramat oleh suku Aborigin yang mendiami kawasan timur Australia. Menurut masyarakat lebih kurang, Yowie digambarkan juga sebagai mahkluk agung berbulu lebat berwarna coklat yang mempunyai ukuran badan lebih akbar dari ukuran manusia normal. Yowie bisa mempunyai tinggi sampai 3,6m. Yowie mempunyai jejak kaki yang dikabarkan teramat lebar mencapai 70 senti meter dan berbentuk rata.


Kebenaran Penemuan Bigfoot 

Sampai disaat ini bukti-bukti yang tentang dengan kemunculan bigfoot yang dilaporkan oleh masyarakat kurang lebih, masihlah jadi perdebatan baik di kalangan ilmuwan, pemuka agama, maupun grup sosial di banyak negeri. Adapun banyak fakta kemunculan makhluk bigfoot sebenarnya telah sejak mulai dipublikasikan di th 1950an.

Kebenaran yang ditampilkan berupa photo jejak kaki, photo penampilan, photo fosil makhluk bigfoot yang disesuaikan dengan fosil purbakala yang mirip dengan ancestor (nenek moyang) makhluk tersebut. Berikut merupakan bukti-bukti yang mengenai dengan penemuan bigfoot di banyak benua di dunia.

#1. Tim Bull, Cowok asal Australia ini mengklaim bahwa dia menyaksikan sesosok yowie di brindabella reange thn 1994. Penemuan ini dipublikasikan di The Canberra Times dan The Sidney Morning Herald.

#2. Rex Gilroy, laki laki asal Australia yang lain pun mengklaim sudah menyaksikan dan mengkoleksi segala hal-hal berkenaan yowie sejak th 1970an. Yowie ialah makhluk bigfoot yang ia yakini yang merupakan turunan manusia purba Homo erectus.

#3. Katrina Tucker, mengklaim ia sudah menyaksikan makhluk bigfoot di kawasan hutan akasia yang ada di sektor timur Australia di awal thn 1990. Ia mengklaim mengabadikan poto jejak kaki dari makhluk bigfoot yang menghindar disaat berjumpa dengannya.

Berdasar bukti-bukti tersebut dan dari hasil penelitian yang lain, di harapkan di zaman trendi ini bisa menunjang para ilmuwan mengungkap keberadaan makhluk misterius bigfoot. bigfoot di gta bigfoot di gta san andreas bigfoot gta bigfoot gta sa bigfoot 5 gta 5
Baca Juga : Misteri orang Bunian yang menyeramkan

0 Response to "Mengungkap Misteri Keberadaan BigFoot, Monster Berkaki Besar"

Post a Comment

# Dilarang Meninggalkan Link di Kolom Komentar
# Berikan Saran dan Komentar Anda Jika menurut Anda Benar :)