Alasan Kenapa Pernikahan Sedarah Dilarang Menurut Kesehatan

Faktakah.com - Pernikahan benar-benar suatu kejadian yang teramat suci dan sakral bagi tiap-tiap orang, tetapi pernahkah penggemar misteri berpikir berkaitan pernikahan yang aneh terjadi adalah pernikahan yang dilakukan oleh sepasang kekasih yang mempunyai pertalian darah ? Akibat fatal dari pernikahan sedarah bakal melahirkan anak yang dinamakan dengan anak difabel (cacat), dikarenakan itu pikirkan ulang apabila mau jalankan pernikahan sedarah. janganlah lakukan incest merupakan suatu interaksi yang dilakukan antara satu sama lain yang masihlah mempunyai interaksi kekerabatan. Jadi kenapa pernikahan sedarah tidak boleh?
Alasan Kenapa Pernikahan Sedarah Dilarang Menurut Kesehatan

Baca juga : Perkawinan sedarah menurut Islam dan alasan larangannya

Sifat dari jalinan seperti ini ialah tanpa izin dengan cara yurisdiksi atau dengan kata lain jalinan seperti itu dianggap tabu jika dipandang dari sudut sosial. Pada pertengahan tahun 1225, kata ‘incest’ dimasukkan ke dalam bahasa Inggris yang merupakan istilah yang menuturkan kriminal yang berlangsung kepada incest keluarga yang pasti dikenal zaman sekarang. Kata ‘incest’ yaitu kata dari bahasa Latin incestus atau incestum yang artinya ‘tidak suci’. Kata basic dari incestus yaitu castus, kata ini mempunyai makna denotatif yang artinya ialah ‘suci’. Hasilnya, sebelum kata ini dikenal lantaran berasal dari bahasa Latin, kata incest ialah kata yang dikenal sebagai sibbleger terhadap tatanan bahasa Inggris lama. Sibbleger merupakan paduan kata dari sibb yang artinya ‘kekerabatan’ dan dari kata leger yang artinya ‘berbohong’.

Incest (Pernikahan Sedarah) Menurut Hukum, Sosial dan Budaya 

Jenis pernikahan yang terjadi sebab adanya incest yaitu suatu fenomena lintas-budaya yang bersifat emosional. Jarang sekali hasilnya masalah ini berujung terhadap masalah hukum, fenomena pernikahan sedarah ini lebih dikenal yang merupakan suatu interaksi yang bersifat tabu. Menurut kajian antropologi, pernikahan sedarah merupakan sebuah pernikahan yang sifatnya tabu dan berlaku dengan cara universal, tapi didalam pandangan warga menyangkut incest, mereka mempunyai penafsiran tabu yang berbeda-beda, termasuk juga berkaitan pelanggaran atau efek yang muncul akibat pernikahan sedarah ini pula ditanggapi dengan beraneka persepsi.

Salah satunya yaitu ada golongan warga yang punya anggapan bahwa keadaan incest ialah keadaan yang dialami oleh pasangan yang tinggal didalam satu hunian (kumpul kebo) dan mereka berasal dari keturunan yang sama, tetapi ada pun penduduk lain yang punya anggapan bahwa incest cuma sekedar interaksi antara “saudara sedarah” biasa, dan ada pun golongan penduduk yang mempunyai anggapan keadaan incest merupakan suatu interaksi yang tentang dengan adopsi atau pernikahan.

Seandainya berlangsung keadaan incest antara orang dewasa dan anak di bawah usia, sehingga hal tersebut bisa dimasukkan dalam wujud pelecehan yang terjadi kepada anak. Pelecehan seksual merupakan salah satu wujud pelecehan yang terjadi terhadap anak-anak yang mempunyai pengaruh ekstrim dikarenakan menimbulkan trauma psikologis yang serius dan mampu berefek tidak baik dalam jangka panjang, terutama yaitu kasus yang berlangsung didalam incest yang berlangsung terhadap orang tua.

Korban incest dalam jangka pendek, pada hasilnya ketika telah menjadi orang dewasa yaitu korban yang dulunya pun jadi korban dari perlakuan orang dewasa. Resiko jelek yang bakal diderita ialah adanya rasa rendah diri, mempunyai kesusahan waktu mengawali interaksi yang sifatnya interpersonal, mempunyai kecenderungan untuk menderita disfungsi seksual, dan mempunyai risiko tinggi untuk mengalami rintangan mental seperti depresi, cemas berlebihan, memperlihatkan reaksi yang berlebihan pada fobia tertentu, adanya ganjalan somatoform, rentan dapat penyalahgunaan zat, adanya hambatan yang mengenai dengan kepribadian garis-batas, dan munculnya kesukaran berupa stres pasca-trauma yang bersifat kompleks.

Hasilnya, prevalensinya susah untuk dinilai dikarenakan argumen rahasia dan privasi. Tapi sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada kurang lebih 10-15% dari komunitas umum terdapat satu kasus incest, dan dari 2% dari komune tersebut mengindikasikan adanya interaksi seksual dan atau mengarah kesana, penelitian ini serta memberikan estimasi se besar 20% bagi wanita yang mengalami hal itu.

Dampak Pernikahan Sedarah Menurut Kesehatan

Pernikahan sedarah menurut kesehatan, akan fatal akibat yaitu, keturunan yang nantinya dihasilkan dari pernikahan sedarah mempunyai beraneka tipe risiko yang lumayan berat untuk dijalani seperti adanya dampak pada kesukaran genetik yang berakibat terhadap proporsi cacat lahir yang tinggi. Terkecuali itu pula, resiko lain yang dapat muncul ialah adanya kelainan hambatan resesif autosomal. Kelainan ini berlangsung sebab adanya peningkatan frekuensi dari homozigot. Maksudnya ialah orang yang menderita kelainan ini mengambil dua salinan (alel) dari gen yang sama, nah gen ini nantinya akan membuahkan mutasi gen yang bersifat resesif untuk gen tertentu.

Resiko gen resesif yang muncul berbeda-beda, tetapi salah satu dampak yang umum didapati merupakan barangkali cacat lahir yang paling sering, adanya tingkat potensi cacat yang tinggi, dan resiko domino yang lain ialah adanya bisa saja gen yang tak terkode. Gen tipe ini berlaku untuk anak yang cacat lahir, bahkan konsisten meningkat.

0 Response to "Alasan Kenapa Pernikahan Sedarah Dilarang Menurut Kesehatan"

Post a Comment