Apakah Agama Non-Muslim Bisa Masuk Surga?

Faktakah.com - Sejatinya tiap-tiap agama yang ada di muka bumi ini mendorong para penganutnya untuk berbuat kebaikan dan menghindari perbuatan-perbuatan jelek yang menjerumuskan ke dalam kesesatan.

Dalam Islam, tiap-tiap orang yang memperbanyak kebajikannya dengan melakukan tiap-tiap perintah Allah dan menjauhi Larangan-Nya, sehingga akan diberikan surga untuknya di hari akhir kelak. Begitu halnya bersama agama yang lain, surga pasti akan diberikan terhadap mereka yang setia dan beriman dengan segala firman Tuhan-Nya.

Apakah Agama Non-Muslim Bisa Masuk Surga?
Macam-Macam Agama

Apakah Ada Jaminan Non-Muslim Bisa Masuk Surga?

Tetapi ada sebahagian umat muslim yang yakin dan mengemukakan bahwa di hari akhir kelak, seluruhnya orang yang beragama kristen akan masuk neraka. Maka, apabila mereka mau masuk surge mereka mesti menjadi satu orang muslim. Benarkah hal tersebut ? Silakan kita telaah lebih lanjut.

Islam dan Kristen terhadap hakikatnya ialah satu buah agama yang mempunyai akar yang sama, di mana keduanya mengklaim yang merupakan keturunan dari Ibrahim atau dalam agama Kristen dinamakan yang merupakan Abraham. Bahkan jika kalau ditelaah lebih lanjut, sebenarnya banyak dari ajaran kedua agama tersebut memiliki persamaan diantara Kitab masing-masing agama.

Berkata tentang surga, dalam Al-Qur’an disebuntukan bahwa tiap-tiap umat Muslim yang patuh beribadah dan menjauhi tiap-tiap Larangan-Nya sehingga Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Begitu halnya dalam Al-Kitab disebutkan bahwa tiap-tiap umat kristen yang setia dan mengimani segala firman Tuhan-Nya sehingga dia patut untuk masuk ke dalam surga.

Seperti yang di sampaikan oleh Dr. Zakir Naik dalam suatu debat bersama satu orang wanita kristiani. Disaat itu, wanita tersebut menyampaikan bahwa dia merupakan satu orang katolik. Tetapi teman-temannya terutama yang Muslim menyampaikan terhadap ia bahwa sebab beliau satu orang katolik, sehingga dirinya bakal masuk neraka Jahannam. dan seandainya beliau mau masuk ke dalam surga, sehingga dia mesti jadi seseorang muslim.

Seterusnya dia serta mengemukakan bahwa beliau yaitu satu orang katolik yang baik, di mana beliau senantiasa mengusahakan menjauhi segala tindakan dosa. Tetapi apakah benar cuma lantaran ia satu orang Katolik, sehingga beliau akan masuk neraka dan apabila beliau jadi muslim, apakah dia bakal masuk surga ?

Meraih pertanyaan seperti itu sehingga Dr. Zakir Naik pula memaparkan bahwa jika kalau wanita itu ialah seseorang Kristen sejati, dan jika kalau dia memang lah mengikuti aliranYesus Kristus sehingga dia akan masuk surga. Namun, jika kalau dia mengikuti aliran gerejanya dan bukan falsafah dari Yesus Kristus, sehingga kesempatannya buat masuk surga tak akan terlampaui tinggi.

Menurut Dr. Zakir Naik, falsafah yang diberikan oleh gereja amat sangat jauh tidak serupa dengan aliran yang sebenarnya yang dibawa oleh Yesus Kristus. Oleh maka itu, kalau wanita tersebut ialah orang yang memang mengikuti aliran Yesus Kristus, sehingga dirinya bakal masuk surga.

Dalam debat tersebut, Dr. Zakir Naik menyampaikan bahwa dalam falsafah gereja, Yesus Kristus yakni Tuhan, sementara di dalam Bible tak disebuntukan bahwa Yesus Kristus sempat mengemukakan bahwa beliau yakni Tuhan. Bahkan Yesus Kristus berbicara dalam Yohannes 14 : 28, “Bapakku lebih besar daripada aku”, dalam Gospel Yohannes 10 : 29, “Bapaku lebih agung daripada semuanya”, dalam Gospel Lukas 11 : 20, “Akulah jari Tuhan mengusir setan” dan dalam Gospel Yohannes 5 : 30, “Aku sendiri tak sanggup berbuat apa-apa.”

Seterusnya dalam Gospel Yohanes 14 : 24 Yesus Kristus bicara bahwa “Kata-kata yang kau dengar bukan dariku, melainkan Bapaku yang mengirimkannya kepadaku.” dan dalam Kisah Para Rasul 2 : 22 disebuntukan dengan terang bahwa “Hai beberapa orang Israel, dengarkanlah perkataan ini, Yesus dari Nazaret, seorang yang sudah ditentukan Allah dan yangdinyatakan kepadamu dengan kekuatan, mukjizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Beliau ditengah-tengah anda, seperti yang anda tahu.”

Jadi, Yesus Kristus bukanlah Tuhan melainkan seseorang laki laki yang dipilih Allah dan diberikan mukjizat.

Bahkan Yesus Kristus dalam Gospel Yohannes 16 : 7, 16 : 12-14 mengemukakan bahwa nanti seseorang penghibur dan Roh Bukti yang akan memimpin umatnya keseluruh bukti, sebab tiap-tiap perkataannya tak dari beliau sendiri melainkan dari sesuatu yang didengarnya dan beliau pula akan memuliakan saya.

Aspek ini menunjukkan bahwa Yesus Kristus bahkan menubuatkan berkenaan kehadiran rasul terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW. Oleh lantaran itu Dr. Zakir Naik menyampaikan bahwa apabila wanita tersebut satu orang kristen sejati, dan seandainya dirinya memang lah beriman pada Yesus Kristus, sehingga dia mesti beriman terhadap rasul terakhir merupakan Nabi Muhammad SAW.

Diluar itu Dr. Zakir Naik mengemukakan bahwa Islam yaitu satu-satunya agama Non-Kristen yang mewajibkan pengikutnya untuk beriman terhadap Yesus Kristus atau Nabi Isa AS, tak ada satu orang muslim yang memang lah satu orang muslim seandainya beliau tak beriman kepada Nabi Isa AS. dan mengimani bahwa Dirinya yakni salah satu Rasul Allah yang diberikan segala mukjizat yang diberikan kepadanya.

Oleh karena itu, sebenarnya Islam dan Kristen saling searah. Tapi yang jadi perbedaan yakni, Islam meyakini Nabi Isa AS sebagai satu orang Messiah yang berarti “Sang Kristus” atau Rasul Allah, sementara nyaris seluruh umat Kristen yakin bahwa Yesus Kristus yaitu Tuhan.

Nah intinya jika seorang Kristen yang mengimani ajaran Yesus bukanlah Tuhan barulah dia akan masuk surge. Itu karena Yesus(Isa Al-masih) telah memaparkan “Aku bukanlah Tuhan”.

Baca Juga :

0 Response to "Apakah Agama Non-Muslim Bisa Masuk Surga?"

Post a Comment