Ketika Orang Tua Justru Durhaka Terhadap Anaknya

Faktakah.com - Kisah malin kundang yang durhaka kepada orang tua telah menjadi cerminan bagi setiap anak yang durhaka. Namun ternyata tidak hanya seorang anak saja yang dapat durhaka kepada orang tua, tetapi orang tua juga durhaka kepada anaknya. Faktakah?

Ketika Orang Tua Justru Durhaka Terhadap Anaknya
ilustrasi anak teraniaya @viva.co.id
Di zaman era modern ini telah banyak berita dari berbagai media yang menceritakan kasus orang tua yang menganiaya anaknya sendiri. Salah satu kisah orang tua durhaka kepada anak yaitu kisah seorang bocah yang masih berusia 7 tahun yang mati mengenaskan ditangan ayah kandungnya sendiri akibat pukulan bambu yang bertubi-tubi. Ini merupakan salah satu dari jutaan kasus kekerasan, penganiayaan, pelecehan sek*ual, perdagangan anak dan penyiksaan yang dilakukan orang tua terhadap anaknya. Seharusnya sosok orang tua menjadi pelindung untuk anaknya bukanlah menyiksa anaknya sendiri.

Kasus tersebut menjadikan fakta bahwa orang tua juga durhaka kepada anaknya sendiri, penyiksaan terhadap anak membuat si sang anak menjadi stress dan ingin segera pergi dari rumah. Hal ini meungkin disebkan oleh faktor-faktor kondisi rumah yang kurang memuaskan seperti kondisi ekonomi keluarga yang memicu emosi orang tua dan melampiaskan ke sang anak yang tidak bersalah.
Dari segi bahasa, kata durhaka berarti membangkang, melawan, tidak patuh, dan ingkar, sehingga seorang anak yang melawan dan tidak patuh terhadap kata-kata orang tua yang baik maka dia katakan sebagai anak yang durhaka, hal ini merupakan dosa yang sangat besar setelah dosa syirik karena Allah telah menjelaskan bahwa ridho Allah merupakan ridho orang tua. Begitu tinggi derajat orang tua dihadapan anak sehingga Allah memberikan ridho-Nya.

Sedangkan pengertian durhaka orang tua kepada anaknya adalah orang tua yang tidak melakukan kewajibannya sebagai orang tua. Kewajiban yang harus dipenuhi orang tua untuk anak mereka adalah:

• Memberikan pendidikan yang baik, pendidikan dunia dan pendidikan akhirat harus diberikan
• Memenuhi hak-hak anak dengan memberi rasa kasih sayang, pangan, sandang, papan dan lainnya
• Orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anaknya, baik itu perbuatan maupun perkataan.

Islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk selalu menghormati dan menyayangi kedua orang tua begitupun sebaliknya orang tua juga harus menyayangi dan melindungi anaknya dari hal-hal buruk yang dapat merusak hati mereka. Setiap anak merupakan titipan Allah yang harus dijaga dan dirawat dengan baik serta diarahkan ke jalan yang benar yaitu ke jalan Allah SWT. Selain itu orang tua yang pilih kasih terhadap anaknya sendiri merupakan dosa besar yang harus ditanggung.

Dalam sebuah hadits telah diceritakan bahwa terdapat orang tua yang akan masuk sorga tidak jadi masuk karena adanya protes sang anak di neraka bahwa dia tak pernah diajarkan kebaikan-kebaikan semasa duna dulu. Jadi orang tua dan anak tersebut akan ada hambatan masuk ke dalam sorga.

Itulah artikel tentang orang tua yang durhaka terhadap anaknya sendiri. Durhaka merupakan dosa besar yang menghalangi manusia yang akan masuk sorga.

0 Response to "Ketika Orang Tua Justru Durhaka Terhadap Anaknya"

Post a Comment

# Dilarang Meninggalkan Link di Kolom Komentar
# Berikan Saran dan Komentar Anda Jika menurut Anda Benar :)